Pojokkiri.com

Ziarah ke Makam Bung Karno, Gubernur Khofifah Ingatkan Semangat Persatuan untuk Indonesia Emas 2045

Surabaya, Pojokkiri.com –

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyebut ziarah ke makam Presiden Soekarno atau Bung Karno di Blitar menjadi pengingat penting tentang semangat perjuangan merebut kemerdekaan bangsa.

“Setiap ziarah ke makam Bung Karno menjadi pengingat bagi kita semua bahwa kemerdekaan yang kita nikmati hari ini lahir dari perjuangan panjang para pendiri bangsa,” ujar Khofifah di Blitar, Sabtu ( 21/6/2026).

Khofifah menegaskan, nilai yang diwariskan Sang Proklamator harus terus dijaga dan diterapkan. “Semangat persatuan, gotong royong, dan cinta Tanah Air yang diwariskan Bung Karno harus terus kita jaga dan diaktualisasikan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” lanjutnya.

Menurut Khofifah, nilai-nilai tersebut masih relevan untuk menjawab tantangan bangsa saat ini. Mulai dari penguatan persatuan nasional, pembangunan Sumber Daya Manusia, hingga mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

Ia juga mengajak generasi muda meneladani kepemimpinan Bung Karno sebagai bekal menuju Indonesia Emas 2045. “Saat Indonesia Emas 2045, para pemuda akan menjadi pemimpin di berbagai sektor strategis. Kami berharap mereka memegang teguh nilai-nilai kebangsaan sebagaimana yang selalu diteladankan Bung Karno,” kata Khofifah.

Khofifah ke makam Bung Karno bersama Kapolri Jendral Po Listyo Sigit Prabowo. Usai dari makam Bung Karno, rombongan juga melanjutkan ziarah ke Kompleks Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang. Di sana mereka berziarah ke makam Presiden ke-4 RI KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur, serta makam Pendiri Nahdlatul Ulama KH Hasyim Asy’ari.

Kapolri mengatakan, ziarah ini merupakan tradisi Polri menjelang Hari Bhayangkara ke-80. “Kami ingin menyerap dan menggali nilai-nilai yang diwariskan para pemimpin bangsa sebagai spirit bagi institusi Polri dalam menjalankan amanah masyarakat, bangsa, dan negara,” ujarnya.

Bagi Polri, nilai perjuangan Bung Karno, Gus Dur, dan KH Hasyim Asy’ari menjadi kekuatan moral untuk mengawal stabilitas nasional dan mendukung pembangunan menuju Indonesia Maju.

Turut hadir Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf Hasyim serta Pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng KH Abdul Hakim Mahfudz yang memimpin doa selama prosesi ziarah.(*/ady)

Berita Terkait

Peringati Dhammasanti Waisak 2568 BE, Pj. Gubernur Adhy Ajak Umat Buddha Perkuat Moderasi Sebagai Pondasi Pembangunan Jatim

Langkah Humanis Kemensos dan Khofifah: Lia Istifhama Apresiasi Perhatian untuk Pengguna Narkoba di Rumah Rehab Ghana

sukoto pojokkiri.com

Pemprov Jatim Tunda Launching Hari Jadi ke-74