Pojokkiri.com

Ning Lia Tegas: Jawa Timur Baik-Baik Saja, Jangan ada Aksi Unfaedah

Seruan Demo di Medsos dan Respons Tegas Ning Lia

Surabaya Pojokkiri.com – Senator DPD RI asal Jawa Timur, Ning Lia Istifhama, angkat bicara terkait ajakan demo yang beredar di media sosial TikTok menjelang awal September 2025. Rencana aksi yang disebut-sebut akan digelar di depan Kantor Gubernur Jawa Timur itu menuai tanggapan tegas darinya.

Menurut Ning Lia, seruan tersebut tidak mencerminkan aspirasi mayoritas masyarakat Jawa Timur yang selama ini hidup produktif dan kondusif. Ia menegaskan bahwa kondisi provinsi ini baik-baik saja, dan hanya segelintir pihak yang mencoba menggiring opini seolah terjadi permasalahan besar.

“Jatim baik-baik saja, bahkan ada netizen menilai hanya yang mengajak demo yang tidak baik-baik. Masyarakat Jawa Timur itu produktivitasnya tinggi dan tidak suka aktivitas unfaedah,” tegas Ning Lia, Kamis (21/8/2025).

Lebih lanjut, Ning Lia menyoroti bahwa ajakan demo pada hari kerja justru akan mengganggu rutinitas masyarakat yang sedang fokus beraktivitas.

“Apalagi dilakukan di hari efektif. Masyarakat itu tidak suka aktivitasnya terganggu akibat demo demi kepentingan orang tertentu,” imbuhnya.

Ia juga mengingatkan masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi. Menurutnya, bangsa Indonesia saat ini tengah berada pada momentum penting untuk mensyukuri kemerdekaan, apalagi Surabaya menjadi kota bersejarah dengan peristiwa heroik 10 November.

“Saya kira kita sekarang hidup di era yang patut kita syukuri. Jadi, sudahlah. Jangan ada aksi-aksi yang mengusik, yang tidak berfaedah dan hanya mengganggu kondusifitas saat ini. Jatim baik-baik saja dan saya kira begitu banyak warga yang mensyukuri semua hal dengan berhasil menjadi manusia bahagia saat ini,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu, Ning Lia juga menyatakan dukungannya terhadap Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, yang dinilai telah membawa banyak kemajuan signifikan bagi provinsi ini.

“Ibu Khofifah sudah terbukti bekerja keras untuk Jawa Timur. Mari kita dukung beliau, bukan malah melemahkan potensi besar Jatim dengan isu-isu yang tidak produktif,” ungkapnya.

Ia mencontohkan capaian positif Jawa Timur, termasuk peningkatan produksi pangan. Berdasarkan data BPS 2023–2024, terjadi kenaikan produksi daging unggas, di antaranya ayam petelur sebanyak 768.232 kg, disusul peningkatan produksi daging itik dan ayam buras atau ayam kampung.

“Jadi banyak sekali kabar menggembirakan di Jawa Timur, maka kalau kita sebut Ibu Khofifah memiliki kekuatan positive vibes, maka itu asli no debat,” pungkas Ning Lia.

Pernyataan Ning Lia sejalan dengan reaksi mayoritas warganet di media sosial. Dalam unggahan TikTok dari akun berinisial CS yang menyerukan aksi demo pada 3 September mendatang, banyak komentar justru menolak ajakan tersebut.

Akun bernama Taher menuliskan, “jatim baik-baik saja cuman ‘CS’ yang tidak baik-baik saja (emoji ketawa).”

Sementara itu, akun lain, Arifin Tohari, menambahkan, “S nyaleg dak jadi sekarang membuat ulah.”

Respons ini mencerminkan bahwa masyarakat Jawa Timur lebih memilih menjaga suasana aman, damai, dan produktif daripada terprovokasi oleh isu-isu yang tidak relevan dengan kepentingan publik (Sam)

Berita Terkait

Ning Lia Tegaskan Aksi 3 September Sarat Kepentingan Pribadi, Jawa Timur Butuh Kedamaian

Pentingnya Pendidikan dan Literasi Digital: Ini Pesan Ning Lia untuk Generasi Masa Depan

Antusias Warga Samsat Timur, Memanfaatkan Program Pemutihan Pajak Kendaraan Naik Hingga 15 Persen