Pojokkiri.com

Subairi Sebut Abu Giling PG Assembagoes Makan Korban

Foto : Subairi

Situbondo,pojokkiri.com
Pengurus Partai Gelombang Rakyat Indonesia (Gelora) Jawa Timur, Subairi meminta kepada pihak PG Assembagoes untuk memaksimalkan pengelolaan limbah abu giling (tolato) saat musim giling tebu. Sebab, menurut pria yang akrab disapa Haji Subairi ini, tolato dari pabrik  gula tersebut dapat menggangu warga sekitar dan pengguna jalan.

Bahkan, dia mengaku akibat tolato dari pabrik gula di wilayah Kecamatan Asembagus ini, sudah pernah memakan korban.

” Saya Haji Subairi Wakil Ketua DPW Partai Gelombang Rakyat Indonesia Jawa Timur, tolong untuk merespon karena sebentar lagi ini ada pesta giling, mana kala dulu keluarga saya itu tahun yang kemarin terjatuh sampai sekarang cacat karena dampak abu dari abu tolato yang dikeluarkan oleh Pabrik Gula Assembagoes, ” katanya, Minggu (10/5/2026).

” Yang dulunya beberapa tahun , puluhan tahun tidak seperti itu. Dalam tiga tahun , dua tahun ini riskan sekali dampak polusi udaranya. Ini limbah dari pabrik berupa tolato, mengotori halaman rumah, teras rumah bahkan mengganggu sangat menggangu para pengguna jalan yaitu pengendara sepeda motor. Itu sangat terganggu sekali dari pada adanya tolato tersebut, ” terangnya.

Selain itu, dia berharap kepada pabrik gula di Situbondo ini, agar kembali mengemas dan mengolah lebih baik lagi limbah atau tolato agar tidak mengganggu masyarakat sekitar.

” Saya minta tolong untuk dikemas bahwa untuk pabrik gula, saya menyarankan untuk bisa meredam polusi udara ini, yang mana kotoran dari pabrik gula ini bisa diredam semaksimal mungkin, bagaimana caranya pabrik gula itu tidak keluar yang namanya tolato tersebut, ” pintanya.

Sementara pihak PG Assembagus belum memberikan keterangan resmi terkait adanya keluhan masyarakat terkait limbah abu giling  tersebut. (Inul)