Pojokkiri.com

Terungkap Identitas Pria di yang Ditemukan Mengambang di Bengawan Solo Karangbinangun, Warga Wadeng Gresik

 

Foto korban Mas Hadi Purnomo, semasa hidup.(istimewa)

Lamongan, Pojokkiri.com-Warga digegerkan dengan penemuan seorang laki-laki dalam kondisi meninggal dunia yang ditemukan terapung di aliran Sungai Bengawan Solo, tepatnya di Dusun Ngajaran, Desa Karangbinangun, Kabupaten Lamongan, Minggu (30/8) sore.

Penemuan tersebut diketahui sekitar pukul 17.30 WIB setelah Sekretaris Desa Karanganom melaporkan kepada pihak kepolisian bahwa terdapat seseorang yang terlihat terapung di Sungai Bengawan Solo.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Kapolsek Karangbinangun IPTU I Wayan Sumantra, S.H., bersama anggota langsung mendatangi lokasi.

Setibanya di lokasi, petugas bersama warga membantu mengevakuasi korban ke tepi sungai dan saat petugas tiba, korban sudah dalam kondisi meninggal dunia.

Kemudian jenazah dibawa menggunakan ambulans ke Puskesmas Karangbinangun untuk dilakukan pemeriksaan medis.

Kasihumas Polres Lamongan IPDA M. Hamzaid, S.Pd membenarkan adanya penemuan jenazah tersebut.

“Berdasarkan hasil pemeriksaan medis/visum luar, tidak ditemukan adanya luka bekas penganiayaan maupun tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.” jelasnya kepada POJOK KIRI.

Korban diketahui berjenis kelamin laki-laki dengan identitas Mas Hadi Purnomo, warga Jalan Batam, Desa Wadeng, Kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik.

Identitas tersebut kemudian dibenarkan oleh pihak keluarga berdasarkan ciri-ciri korban.

“Adapun ciri-ciri korban yakni laki-laki, usia sekitar 40 tahun, tinggi badan kurang lebih 168 sentimeter. Saat ditemukan, korban mengenakan kaos berwarna hitam dengan motif sleret putih di bagian pundak serta sarung batik berwarna cokelat kombinasi cokelat tua dan muda.” lanjutnya.

Dari keterangan pihak keluarga, korban diduga mengalami depresi akibat sakit yang dideritanya dan tidak kunjung sembuh.

Meski demikian, pihak kepolisian tetap melakukan penanganan dan pemeriksaan sesuai prosedur untuk memastikan penyebab meninggalnya korban.

“Setelah proses pemeriksaan selesai, jenazah selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga untuk proses pemakaman.” tutupnya.(lut)

Editor: Zainul Lutfi