Pojokkiri.com

Dikeroyok OTK, Lengan Tangan Patah Dan Gigi Depan Tanggal

Korban Sahrul yang mengalami patah lengan tangan kanan dirawat di BP Muhamadiyah Kalikapas Lamongan.(Istimewa/Pojok Kiri.com)

Lamongan, Pojok Kiri.com- Apes nian dialami Wahyu (17) dan Sharul (16) dua orang pelajar asal Desa Kemendung RT.004 RW.001, Kecamatan Tikung, Kabupaten Lamongan. Ia harus dirawat di rumah sakit lantaran luka-luka akibat dihajar sekelompok pemuda, Sabtu (2/9/2023) sekitar pukul 03.00 WIB.

Belum diketahui pasti motif dari pengeroyokan tersebut. Namun korban menjadi bulan-bulanan sejumlah remaja itu setelah Ia pulang dari acara ngopi-ngopi. Kasus ini sampai sekarang masih diselidiki kepolisian.

“TKP (tempat kejadian perkara) ada di depan Warung Bakso Join Jalan Sunan Drajat No.319, Kelurahan Sidoharjo, Kec/Kab Lamongan,” ujar Soni keluarga korban saat membuat laporan ke Polres Lamongan, Sabtu (2/9/2023) pagi.

Untuk kronologisnya, Soni menjelaskan, korban yang membonceng temannya sedang dalam perjalanan pulang ke rumah usai ngopi bareng di angkringan PKL Jalan Andanwangi diarea pasar ikan Lamongan.

Tiba-tiba ada 6 pengguna motor yang sedang berboncengan telah membuntutinya dari belakang. Kemudian korban yang mengetahui dirinya telah dibuntuti di depan Hotel Alresas mencoba untuk menghindari dengan cara mengalihkan arah motornya ke arah selatan.

Nahasnya, meski telah melarikan diri kearah selatan, sekawanan pemuda yang mengendarai 6 sepeda motor itu terus membuntuti dan mengejarnya. Hingga akhirnya korban terdesak di depan Warung Bakso Join Jalan Sunan Drajat.

Saat terdesak itulah para pelaku menabrak motor korban dan para pelaku turun dari motornya, tanpa aba-aba, para pelaku langsung menyerang korban menggunakan tangan kosong dan benda tumpul.

Akibat pengeroyokan itu, Sahrul mengalami patah lengan tangan kanan. Sedangkan Wahyu mengalami patah gigi depan dan luka lecet pada bagian dagu dan lutut kaki kiri.

“Menurut saksi, setelah puas menganiaya korban, para pelaku lalu merusak sepeda motor yang dikendarai korban, setelah itu para pelaku kabur begitu saja dari lokasi kejadian,” beber Soni.

Selang beberapa waktu kemudian, korban yang terluka segera dibawa ke rumah sakit untuk berobat. Atas insiden ini, perkara ini kemudian dilaporkan ke Polres Lamongan.

“Saya mohon kepada pak polisi untuk mengusut dan menangkap pelaku penganiayaan tersebut jika tidak maka kami yang akan bergerak memperjuangkan keadilan”, ujarnya serius.(lut)