
Mojokerto, pojokkiri.com : Hadirkan Kyai Nyentrik Gus Muwafiq, Ada yang menarik dari pesan Gus Bupati Mojokerto, Muhammad Albarraa dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, yang digelar di Pendopo Maja Taman pada Kamis (11/09/2025)
Orang nomor satu di Kabupaten Mojokerto ini mengingatkan kepada seluruh muslim di Bumi Majapahit tentang pentingnya bersyukur, terutama bersyukur atas kelahiran Nabi Muhammad SAW.
Dalam kesempatan itu Bupati Mojokerto Gus Barra, menjelaskan bahwa lahirnya Nabi Muhammad SAW di muka bumi adalah untuk menyebarkan ajaran kebaikan bagi umat manusia. Ia menyebut bahwa ajaran-ajaran kebaikan itu adalah sebuah rahmat yang telah diturunkan oleh Allah SWT.
“Dilahirkannya Nabi junjungan kita Nabi Muhammad SAW di muka bumi ini adalah sebuah rahmat bagi kita semua, sehingga kita dapat membedakan mana yang baik dan mana yang benar,” jelasnya.
Menurut Putra sulung Kyai kharismatik Romo Yai Asep ini, rasa syukur atas diturunkannya Agama Islam melalui Rasulullah SAW memang patut benar-benar dilaksanakan oleh seluruh muslimin dan muslimat. Hal ini seperti yang ditekankan oleh Gus Bupati saat ia membacakan penggalan ayat-ayat suci Al-Quran, seperti terjemahan Surat Yunus ayat 58 dan Surat Al-Anbiya ayat 107.
“Katakanlah (Nabi Muhammad),Dengan karunia Allah dan rahmat-Nya itu, hendaklah mereka bergembira. Itu lebih baik daripada apa yang mereka kumpulkan,(Surat Yunus ayat 58). Dan Kami tidak mengutus engkau (Muhammad), kecuali sebagai rahmat bagi seluruh alam (Al-Anbiya-107),” jelasnya.
Dalam pantauan Pojok kiri, Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tahun 2025 ini di lingkup Pemkab Mojokerto sendiri merupakan agenda tahunan yang rutin digelar. Tujuannya untuk menguatkan dan meningkatkan iman dan taqwa bagi segenap aparatur sipil negara (ASN) di lingkup Pemerintahan Kabupaten Mojokerto.
“Alhamdulillah kita bisa istiqomah melaksanakan perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW, yang mana kegiatan ini kita langsungkan setiap tahunnya,” tutupnya.
Bambang Purwanto Plt. Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekda Kabupaten Mojokerto selalu Ketua Panitia, dalam laporannya mengatakan bahwa kegiatan peringatan Maulid Nabi tahun ini diikuti oleh setidaknya 600 orang undangan. Tidak hanya pegawai dan para ASN, kali ini kegiatan rutin itu juga dihadiri oleh Lembaga dan Organisasi Agama serta Para Pengiat Ojek Online yang ada di Mojokerto.
Bambang juga membeberkan bahwa momen tersebut diharapkan bisa menjadi simbol ajang silaturahmi antara ASN dan masyarakat Kabupaten Mojokerto.
“Kegiatan ini sebagai momentum ekspresi syukur kita dan kebahagiaan atas lahirnya Nabi Muhammad SAW, dan juga untuk menjalin silaturahmi dan memperkuat ukhuwah islamiyah antar sesama saudara ASN se-Kabupaten Mojokerto,” tutup Bambang.
Diakhir penghujung acara tentunya terdapat pula Mauizah Hasanah atau tausiyah yang sangat menarik dengan dihadirkannya Kyai nyentrik asal Sleman Jogjakarta Ahmad Muwafiq atau yang akrab disapa Gus Muwafiq sebagai pembicara berjalan dengan penuh perhatian, semangat dan sering hadirkan gelak tawa yang menambah hangatnya suasana peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tahun ini. (Mar)

