“Ruang Edukasi Bagi Perempuan Wajib Digalakkan”
Pojokkiri.com, – SAMPANG – Kepala Bidang (Kabid) PAUD dan Pendidikan Nonformal (PNF/PNFI) Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sampang, Dewi Trisna mengatakan, Peringatan Hari Kartini bukan sekadar seremoni kebaya, melainkan alarm keras atas masih maraknya fenomena “gunung es” kekerasan terhadap perempuan.
Di balik pintu rumah, banyak ibu yang terbelenggu intimidasi, memilih bungkam meski menjadi korban Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) dan pelecehan seksual.
Minimnya keberanian korban untuk melapor kini menjadi sorotan utama. Rasa takut akan intimidasi pelaku serta bayang-bayang stigma masyarakat seringkali melumpuhkan hak korban untuk mendapatkan keadilan. Kasus pencabulan dan kekerasan fisik kerap terkubur rapat karena korban merasa tidak memiliki ruang aman untuk bersuara.
Menyikapi urgensi ini, penguatan ruang edukasi bagi perempuan menjadi harga mati. Program ini dirancang bukan sekadar memberikan pemahaman peran, tetapi untuk membangun mentalitas, dengan Mengubah pola pikir korban dari merasa “lemah” menjadi berani bersuara melawan tindakan kriminal.
Selain Memastikan setiap perempuan memahami bahwa perlindungan hukum adalah hak dasar yang dijamin negara. Serta Mendorong institusi pendidikan (sekolah) untuk mulai menanamkan edukasi perlindungan diri sejak dini kepada generasi muda.
Sinergi antara keluarga, masyarakat, dan sekolah tidak boleh berhenti pada tataran wacana. Ruang edukasi yang digalakkan harus mampu menjadi benteng pertahanan yang nyata guna menekan angka kekerasan. Momentum Kartini adalah saatnya memastikan tidak ada lagi perempuan yang merasa sendirian saat menghadapi kekerasan.
Sekedar mengingatkan, Raden Ajeng Kartini adalah Pahlawan Nasional Indonesia dan pelopor emansipasi wanita pribumi yang memperjuangkan kesetaraan pendidikan dan hak-hak perempuan.
Melalui karya tulis Kartini melalui surat-surat tentang kritik sosial dan pendidikan yang kemudian dibukukan sebagai “Habis Gelap Terbitlah Terang”, harus menjadi semangat bagi kaum perempuan dan tidak terkecuali para Ibu.(Man/F-R)

