
Surabaya Pojokkiri.com – Sebuah kecelakaan tunggal menghebohkan warga di Jalan Manyar Pasar, Surabaya, pada Kamis sore (30/01/2025). Sebuah minibus Daihatsu Terios bernomor polisi L 1947 HH menabrak warung nasi dan tiang listrik setelah diduga menghindari seekor kucing yang melintas.
Kejadian ini mengakibatkan seorang pejalan kaki mengalami patah tulang kaki dan harus segera dilarikan ke rumah sakit.
Minibus Melaju Kencang, Tiba-Tiba Banting Stir
Berdasarkan keterangan saksi mata, Minadi, kendaraan yang dikemudikan oleh Zahrul Hanafi, warga Tambak Asri Surabaya, melaju dengan kecepatan tinggi dari arah Manyar menuju Jalan Menur sebelum kehilangan kendali.
“Saya lihat sendiri, Mas. Mobil itu ngebut banget. Tiba-tiba banting stir ke kiri, kayaknya mau ngehindar kucing yang lagi nyebrang. Bruk! Langsung nabrak warung sama tiang listrik,” ungkap Minadi saat ditemui di lokasi kejadian.
Benturan keras membuat bagian depan mobil mengalami kerusakan parah. Warung nasi yang tertabrak mengalami kerusakan signifikan, sementara tiang listrik di lokasi kejadian juga terlihat miring akibat hantaman tersebut.
Pejalan Kaki Jadi Korban, Jalur Mengalami Kemacetan
Insiden ini tidak hanya menyebabkan kerusakan pada warung dan kendaraan, tetapi juga mengakibatkan cedera serius pada seorang pejalan kaki bernama Isnawati.
Wanita tersebut mengalami patah tulang kaki dan langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Dokter Soetomo untuk mendapatkan perawatan medis lebih lanjut.
Sementara itu, kecelakaan ini menyebabkan kemacetan panjang di sepanjang Jalan Manyar Pasar. Polisi dari Unit Lantas Polsek Mulyorejo segera datang ke lokasi untuk mengamankan situasi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Saat ini, pengemudi minibus, Zahrul Hanafi, masih menjalani pemeriksaan oleh pihak kepolisian guna memastikan penyebab pasti kecelakaan tersebut.
Polisi Imbau Pengendara Lebih Waspada
Kepolisian mengimbau para pengendara untuk selalu berhati-hati dan menjaga kecepatan saat melintas di kawasan padat penduduk.
Kejadian seperti ini diharapkan dapat menjadi peringatan bagi pengguna jalan agar lebih waspada terhadap lingkungan sekitar, terutama dalam kondisi lalu lintas yang tidak terduga (Sam)

