Pojokkiri.com

Kecebur di Jembatan Laren, Pengendara Honda PCX Hilang

 

Motor Honda PCX nopol S-2582-JBX milik korban diamankan petugas Polsek Laren.(Zainul Lutfi/Pojok Kiri.com)
Kartu Tanda Penduduk (KTP) korban Madya Sam Febriansyah. (Zainul Lutfi/Pojok Kiri.com)

 

Lamongan, Pojok Kiri.com-Pencarian korban terjebur sungai bengawan solo di Jembatan Laren-Maduran, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur saat mengendarai motor Honda PCX S-2582-JBQ, pada Sabtu (4/5/2024) siang terus dilakukan Petugas Polsek Laren, Sar Satsamapta dan Tim BPBD Kabupaten Lamongan.

Kapolsek Laren Iptu Witono Hariadi, S.H mengatakan, pencarian dilakukan dari lokasi kejadian bersama tim menyisir aliran sungai mengunakan tubbing dan mencari korban di tempat-tempat yang dicurigai di aliran sungai.

Selain itu tim darat juga melihat dari atas bibir sungai untuk memantau keberadaan korban bersama masyarakat sebagai mata rantai untuk membantu proses pencarian tersebut. Namun pencarian hingga pukul 17.00 WIB korban belum diketemukan.

“Tadi motor korban ditemukan warga di Jembatan Laren-Maduran. Korban masih belum diketemukan, “ujar Iptu Witono Hariadi.

Menurutnya, proses pencarian kembali dilakukan Minggu (5/5/2024).”Ya, besuk pagi kita lakukan pencarian kembali, semoga korban cepat ditemukan, “harap Witono Hariadi.

Sebelumya diberitakan, Madya Sam Febrian (19) karyawan Alfamart warga Desa Jejek, Kecamatan Ngimbang, dikabarkan hilang diduga hanyut di sungai bengawan solo di Jembatan Laren-Maduran sewaktu mengendarai sepeda motor Honda PCX warna putih nopol S-2582-JBQS, Sabtu (4/5/2024) sekitar pukul 14.30 WIB.

Menurut sejumlah saksi mata, korban menaiki sepeda motor tersebut dari arah utara ke selatan melewati jembatan Laren-Maduran.

Disaat melewati jembatan tersebut korban berhenti menepi dan kemudian terjatuh dari sepeda motornya dan korban langsung terjebur ke sungai bengawan solo.

Kejadian itu disaksikan pengendara bermotor yang kebetulan berada di belakang motor korban. Menurut pengendara bermotor itu korban sempat berenang ke pinggir. Diduga karena factor kelelahan, korban langsung tenggelam dengan posisi kaki di atas.(lut)