
Mojokerto, Pojokkiri.com –
Sutoyo S.Pd, M.Pd, terbilang sosok kepala sekolah (kasek) langka. Bagaimana tidak, di luar kapasitasnya sebagai pimpinan lembaga pendidikannya, pria itu aktif menulis. Sudah puluhan karya tulis ilmiah (KTI) dan buku dihasilkan kepala sekolah terbaik kedua se-Jatim 2017 itu.
Terbaru, Kepala SMAN 1 Puri Sutoyo meluncurkan buku berjudul Lima Langkah SMAN 1 Puri Semakin Berkualitas dan Berkah. Buku ini untuk memotivasi stakeholder untuk tetap memberikan yang terbaik.
Lima langkah itu antara lain, langkah pertama yakni sesuai VISI SMAN 1 Puri yang mana menjadikan manusia beriman bertakwa kepada Tuhan yang Maha Esa, berakhlak mulia, unggul dalam prestasi,berwawasan global , berbudaya lingkungan, dan mampu bersaing pada jamannya.
Langkah yang kedua sebagaimana MISI SMAN 1 Puri yakni, mengembangkan manusia beriman bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, mengembangkan karakter berakhlak mulia, mengembangkan budaya adiwiyata, mengembangkan budaya literasi, mengembangkan pembelajaran mendalam disiplin, aktif, inovatif, menyenangkan, dan produktif kekinian. Serta, mengembangkan asah talenta agar lebih berprestasi.
’’Ini untuk menyiapkan manusia unggul yang mampu bersaing pada zamannya,’’ ujar peraih Penghargaan Kepala Sekolah Terinovatif dari Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur 2023 ini.
Langkah yang ketiga yaitu sesuai tujuan SMAN 1 Puri: meningkatnya keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa seluruh warga SMAN 1 Puri, meningkatnya karakter berakhlak mulia seluruh warga sekolah, meningkatnya pelaksanaan proses belajar mengajar mendalam disiplin, inovatif, kreatif, menyenangkan dan produktif kekinian di SMAN 1 Puri.
Juga, meningkatkan asah talenta sesuai bakat minat peserta didik, guru, pegawai, dan kepala sekolah untuk lebih berprestasi.
Kemudian, meningkatnya kompetensi peserta didik mampu bersaing di perguruan tinggi negeri, sekolah kedinasan dan entrepreneur. Langkah yang keempat adalah strategi yang digunakan dan program unggulan.
Juga, berprinsip kerja ibadah mencari berkah Tuhan Yang Maha Esa, mempererat persaudaraan semua guru,pegawai, komite sekolah, dan orang tua peserta didik
Lalu, menerapkan manajemen berbasis sekolah, memberikan tugas utama, tugas tambahan dan tanggung jawab semua guru dan tenaga kependidikan (GTK) sesuai bidang keahliannya. Mengedepankan terciptanya lingkungan kerja harmonis, empati, bekerja sama, akuntabilitas dan transparansi.
Bekerja sama dengan pihak perguruan tinggi, lembaga bimbingan kedinasan, entrepreneur baik dalam dan luar negeri untuk meningkatkan prestasi sekolah dan kualitas lulusan.
Program peningkatan keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa. Program penguatan karakter program adiwiyata lebih meningkat. Program literasi semakin inovatif, kreatif dan produktif. Program peningkatan proses pembelajaran yang mendalam inovatif, kreatif, menyenangkan dan produktif kekinian.
Program asah talenta sesuai bakat dan minat peserta didik, guru, pegawai dan kepala sekolah yang lebih berprestasi melalui berbagai intrakurikuler, kokurikuler dan ekstrakurikuler. Program memfasilitasi GTK untuk mengembangkan diri profesi atau promosi.
Program pertukaran pelajar ke luar negeri. Program bimbingan 3in1 untuk kelas XII semakin banyak diterima perguruan tinggi negeri, sekolah kedinasan dan entrepreneur. Langkah kelima profil lulusan SMAN 1 Puri yakni beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berkarakter berakhlak mulia, berkompetensi di bidang keahliannya, berwawasan global dan senantiasa mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan serta teknologi.
’’Juga memiliki jiwa inovatif, kreatif, kontributif dan produktif. Semakin banyak diterima perguruan tinggi negeri, sekolah kedinasan maupun entrepreneur, juga mencetak alumni yang unggul dan mampu bersaing pada zamannya,’’ ucapnya. (Jay)

