
Lamongan, Pojok Kiri.com-Kompetisi Liga 2 Championship musim 2025/26 resmi menerapkan format baru dengan sistem tiga putaran, yang membuat persaingan antartim diprediksi semakin ketat. Setiap klub akan menjalani total 27 pertandingan sepanjang fase reguler.
Sementara itu, bursa transfer paruh musim dijadwalkan dibuka pada 10 Januari hingga 6 Februari 2026, bertepatan dengan bergulirnya kompetisi pada pekan ke-15.
Format tiga putaran ini menjadi regulasi baru yang pertama kali diterapkan di Liga 2, khususnya terkait penentuan status laga kandang (home) dan tandang (away) pada putaran ketiga. Menjawab berbagai pertanyaan tersebut, operator kompetisi Liga 2 telah merilis aturan resmi.
Dalam regulasi dijelaskan bahwa jadwal putaran ketiga baru akan ditentukan setelah putaran kedua tuntas, tepatnya usai seluruh tim menyelesaikan 18 matchday. Penentuan status home-away pada putaran ketiga akan mengacu pada posisi klasemen akhir putaran kedua.
Tim yang finis di peringkat 1 hingga 5 klasemen akan mendapat keuntungan dengan menjalani 5 pertandingan kandang dan 4 pertandingan tandang pada putaran ketiga. Sementara itu, tim yang berada di posisi 6 hingga 10 akan memainkan 4 laga kandang dan 5 laga tandang.
Adapun lawan yang dihadapi setiap tim pada putaran ketiga telah ditentukan melalui sistem draft berdasarkan peringkat klasemen akhir putaran kedua, sehingga setiap klub memiliki tingkat tantangan yang relatif berimbang.
Setelah seluruh rangkaian 27 pertandingan selesai, regulasi akhir kompetisi pun diberlakukan. Juara masing-masing grup berhak melaju ke Grand Final dan otomatis mengamankan tiket promosi ke Liga 1.
Sedangkan runner-up tiap grup akan saling berhadapan dalam laga play-off perebutan peringkat ketiga, guna memperebutkan satu tiket promosi tersisa. Di zona bawah klasemen, tim peringkat 9 masing-masing grup harus menjalani laga play-off demi menghindari degradasi.
Sementara itu, tim yang finis sebagai juru kunci atau peringkat 10 di setiap grup dipastikan terdegradasi ke Liga 3 musim berikutnya.
Dengan format tiga putaran serta sistem home-away yang dinamis, Liga 2 Championship 2025/26 diharapkan mampu menghadirkan kompetisi yang lebih kompetitif, adil, dan menarik, baik dalam persaingan menuju promosi maupun perjuangan bertahan dari degradasi.(lut)
Editor: Zainul Lutfi
Sumber : Pojokkiri.com dan Koran Harian Pojok Kiri

