
Surabaya Pojokkiri.com – Suasana tenang dini hari di kawasan Keputih, Surabaya mendadak berubah mencekam ketika api melahap sebuah rumah pada Rabu (3/9/2025) sekitar pukul 00.48 WIB. Dugaan awal menyebutkan, api berasal dari obat nyamuk yang tengah dinyalakan pemilik rumah.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Surabaya melaporkan, rumah milik Andik Jamal dan Slamet tersebut langsung dilalap si jago merah dalam waktu singkat. Petugas sigap mengerahkan enam unit mobil pemadam untuk menaklukkan kobaran api.
Api berhasil dijinakkan sekitar pukul 01.02 WIB. Namun, petugas masih melakukan pembasahan hingga 01.43 WIB demi memastikan bara api benar-benar padam dan tidak menimbulkan kebakaran susulan.
Bangunan rumah dengan ukuran 10 x 15 meter itu mengalami kerusakan cukup parah. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden yang sempat membuat panik warga sekitar tersebut.
Berdasarkan keterangan DPKP Kota Surabaya, kebakaran ini diduga kuat dipicu oleh obat nyamuk yang dinyalakan. Api merambat cepat hingga membakar sebagian besar bangunan rumah.
Petugas mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dalam menggunakan obat nyamuk, terutama jenis bakar. Langkah kecil seperti memastikan obat nyamuk diletakkan jauh dari benda yang mudah terbakar, bisa mencegah musibah besar.
Kebakaran di Keputih ini menjadi pengingat bahwa musibah bisa datang kapan saja, bahkan dari hal-hal sederhana yang kerap dianggap sepele. DPKP Kota Surabaya menegaskan pentingnya kewaspadaan serta pengetahuan dasar tentang pencegahan kebakaran di lingkungan rumah tangga.
“Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, tetapi kerugian material cukup besar. Kami berharap warga lebih berhati-hati dengan sumber api di rumah,” ujar petugas DPKP Surabaya (sul)

