
Lamongan, Pojok Kiri. com .Permintaan cat tembok melonjak tajam menjelang perayaan kemerdekan RI ke 79 Tahun 2024. Penjualan cat di sejumlah toko bahan bangunan diwilayah Kabupaten Lamongan meningkat hampir 25 persen dari bulan biasa.
Menariknya, lonjakan pembelian cat tembok terjadi di wilayah perkotaan. Sementara diwilayah plosok pedesaan relatif stabil.
“Kalau di kota, orang-orangnya memang punya tradisi beberes gang setiap mau datang bulan Agustus. Di sini hampir setiap hari konsumen pada beli cat tembok. Naik dua lima persen dari sebelumnya,” kata Kasdi, salah seorang karyawan toko bahan bangunan Sandi Jaya di Jalan Raya Tambakboyo-Lamongan kepada Pojok Kiri, Rabu (24/7/2024).
Lonjakan permintaan, terjadi sejak tiga pekan lalu sebelum perayaan kemerdekaan RI 17 Agustus 2024. Sebelumnya, penjualannya hanya 25 hingga 30 kemasan cat berbagai ukuran. Namun sekarang bisa mencapai 35 sampai 40 kaleng per hari. “Dari sekian banyak ukuran, kemasan isi lima liter paling laris. Harganya mulai dari Rp55 ribu sampai 175 ribu perkaleng,” ungkap dia.
Anto, pemilik toko bangunan lainnya menuturkan, naiknya permintaan cat tembok bakal terus berlangsung sampai menjelang 17 Agustus nanti. Selain untuk mempercantik gang pemukiman, cat tembok juga dipergunakan untuk mempercantik pos kamling dan tempat ibadah seperti masjid dan musala.
Tetapi, kenaikan permintaan cat hanya terjadi di tingkat ritel. Sebaliknya, permintaan cat untuk skala proyek justru meredup. Meski permintaan menanjak, dia menegaskan harga saat ini belum mengalami kenaikan.
“Mungkin seminggu menjelang 17 Agustus ya. Soalnya dari distributor sudah mengingatkan harganya mau naik, tapi gak signifikan,” ungkapnya. Untuk memenuhi keinginan konsumen, Anto mengaku menambah stok cat tembok sejak sebulan sebelumnya.(lut)

