
Gresik, pojokkiri.com
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik resmi memulai rangkaian Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Tahun 2027.
Kegiatan ini digelar di Pendopo Kecamatan Balongpanggang pada Kamis (5/2/2026), dipimpin langsung oleh Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani (Gus Yani).
Selain Gus Yani dalam Musrenbang kali ini di hadiri langsung oleh Anggota DPRD Gresik Ahmad Kusriyanto Pujiantoro, Anggota DPRD Gresik Sudadi, seluruh OPD, Forkopimcam Balongpanggang, seluruh kepala desa dan BPD seKecamatan Balongpanggang.
Forum ini menjadi wadah strategis untuk menyelaraskan usulan pembangunan tingkat desa dengan arah kebijakan daerah maupun nasional.
Dalam sambutannya, Gus Yani menegaskan bahwa setiap perencanaan harus selaras dengan Nawakarsa dan prioritas nasional, terutama dalam mendukung swasembada pangan.
Adapun empat poin krusial yang harus menjadi fokus utama dalam perencanaan tahun 2027:
1. Pengendalian Banjir dan Mitigasi Kekeringan
Fokus utama tertuju pada penanganan Kali Lamong, untuk itu Gus Yani mendorong Dinas PUTR untuk lebih konsentrasi mencari solusi permanen.
Terkait kekeringan ekstrem di Desa Tenggor, Bupati mengingatkan pentingnya manajemen sumber daya air tanpa melanggar aturan alih fungsi lahan.
“Presiden sangat tegas mengenai swasembada pangan, dimana lahan hijau tidak boleh berubah menjadi kuning. Tantangannya adalah membangun infrastruktur tanpa mengganggu luas sawah produktif,” tegasnya.
2. Revitalisasi Waduk Desa
Bupati menyoroti pendangkalan serius pada waduk-waduk desa, salah satunya Waduk Gogor yang memiliki luas 35 hektar.
Ia memberikan peringatan terkait proses perizinan di tingkat provinsi. “Jika dalam tiga bulan izin dari provinsi tidak keluar, kita akan ambil langkah mandiri demi kepentingan masyarakat,” ujar Gus Yani.
3. Infrastruktur dan Fasilitas Umum.
Perbaikan jalan poros desa menjadi prioritas karena dampaknya langsung terasa pada roda ekonomi. Katanya.
Disamping itu Gus Yani juga meminta para Kepala Desa untuk mulai memperhatikan kualitas jalan lingkungan di wilayah masing-masing agar konektivitas semakin merata.
Kebutuhan Sosial dan Tertib Administrasi Poin terakhir mencakup kolaborasi penataan aset desa serta penguatan urusan administrasi kependudukan (KDMP) yang harus berjalan optimal hingga tingkat bawah. Jelasnya.

Plt Camat Balongpanggang, Merista Dedy Hartadi, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas kehadiran langsung Pak Bupati Gus Yani, Jajaran OPD beserta jajaran anggota DPRD Gresik di tengah tengah masyarakat Balongpanggang.
Menurutnya, kehadiran pucuk pimpinan daerah ini merupakan suntikan motivasi sekaligus bukti nyata komitmen pemerintah kabupaten dalam menjemput aspirasi masyarakat di wilayah perbatasan.
“Kami sangat berterima kasih dan memberikan apresiasi yang sebesar-besarnya atas kehadiran Bapak Bupati. Kehadiran beliau bukan sekadar seremonial, melainkan membawa angin segar bagi kepastian pembangunan di wilayah Balongpanggang,” ujar Dedi dengan penuh antusias.
Lebih lanjut, Dedi menaruh harapan besar agar momentum Musrenbang RKPD 2027 ini menjadi titik terang bagi terealisasinya berbagai usulan prioritas yang telah diperjuangkan oleh desa-desa.
Fokus utama yang ia garis bawahi adalah percepatan pembangunan infrastruktur yang menjadi urat nadi kehidupan masyarakat, terutama penanganan permanen Kali Lamong dan peningkatan kualitas Jalan Poros Desa (JPD). Katanya.
“Besar harapan kami agar usulan-usulan masyarakat, khususnya yang berkaitan dengan normalisasi Kali Lamong dan perbaikan akses JPD, dapat segera dieksekusi. Kami ingin memastikan bahwa pembangunan di tingkat kecamatan tetap harmonis dan selaras dengan Nawakarsa Pak Bupati,” pungkasnya.
Dua anggota DPRD Gresik yang hadir, Sudadi dan Ahmad Kusriyanto Pujiantoro, memberikan apresiasi sekaligus catatan penting terhadap paparan Bupati.

Sudadi menekankan pentingnya eksekusi nyata dari dinas terkait, khususnya Dinas PUTR. Ia berharap jalan poros desa dan fasilitas publik seperti rumah sakit serta tempat ibadah mendapatkan perhatian serius.
“Kami berharap usulan yang sebelumnya sempat tertunda bisa diprioritaskan kembali, terutama yang kondisinya rusak parah.
Kami di legislatif akan terus memperjuangkan aspirasi masyarakat Balongpanggang agar masuk dalam skala prioritas,” kata Sudadi.

Sementara itu, Ahmad Kusriyanto Pujiantoro mengingatkan para Kepala Desa agar memiliki kesamaan mindset dengan arah pembangunan daerah.
“Pembangunan di desa harus sejalan dengan Nawakarsa Bupati. Jangan ada ego sektoral. Asas keadilan mungkin tidak memberikan hasil yang sama, tapi kita harus melihat mana yang paling mendesak sesuai aturan yang berlaku,”
Diakhir sambutannya pria murah senyum tersebut berharap agar nantinya semua usulan dari kepala desa bisa terealisasi. Tambahnya.

Perlu di ketahui dalam Musrenbang tersebut di pandu langsung oleh Sekretaris Camat Balongpanggang Nursalim, dengan di isi tanya jawab serta di lanjutkan sesi foto bersama. (Dyo)

