
Lamongan, Pojokkiri.com-Suasana Hari Raya Idul Fitri 1447 H di Dusun Puyahan, Desa Laladan, Kecamatan Deket, Kabupaten Lamongan, terasa berbeda tahun ini. Sabtu (21/3/2026), warga terpaksa merayakan momen kemenangan di atas genangan air yang masih merendam kawasan pemukiman mereka.
Meski akses jalan terhambat dan kondisi lingkungan kurang kondusif akibat banjir, antusiasme masyarakat untuk bersilaturahmi tidak surut. Senyum dan sapaan khas Lebaran tetap menggema di antara riak air yang menggenang.
M. Roman, salah satu warga setempat, mengungkapkan bahwa kondisi ini diterima dengan lapang dada sebagai bentuk rasa syukur.
“Yok opo maneh mas (Mau bagaimana lagi, Mas). Disyukuri saja. Semoga Lebaran di tengah banjir ini membawa keberkahan tersendiri,” tuturnya dengan nada optimis saat ditemui di lokasi.
Roman juga menyampaikan pesan damai dan harapan agar di hari yang suci ini, seluruh masyarakat diberikan ampunan.
“Mohon maaf lahir dan batin. Semoga di Lebaran tahun 2026 ini kita semua mendapatkan ampunan dari Yang Maha Kuasa,” harapnya.
Hingga berita ini diturunkan, warga masih beraktivitas dengan menyesuaikan kondisi genangan air, membuktikan bahwa semangat kebersamaan jauh lebih kuat daripada rintangan alam yang ada.(lut)
Editor: Zainul Lutfi
Sumber: www.pojokkiri.com dan Koran Harian Pagi Pojok Kiri

