Pojokkiri.com

TERUNGKAP Sebelum Meninggal, Awak Kapal KM Baracuda Muntah muntah

 

Sadpolairud Polres Lamongan sedang melakukan olah TKP.(Pojok Kiri/istimewa)

Lamongan, Pojok Kiri.com- Seorang anak buah kapal (ABK) Kapal Motor Nelayan Barakuda bernama Mohammad Aman, warga Desa Sedayulawas, Kecamatan Brondong, Kabupaten Lamongan, ditemukan meninggal dunia di atas kapal saat kapal pulang berlayar mencari ikan di perairan pantai utara Lamongan.

Korban yang berusia 56 tahun diduga meninggal karena sakit, tanpa tanda-tanda kekerasan.

Menurut laporan resmi dari Unit Gakkum Satpolairud Polres Lamongan, kejadian ini bermula pada Sabtu, 3 Mei 2025, sekitar pukul 00.00 WIB. Perahu Nelayan Barakuda yang dinahkodai Anas berangkat mencari ikan (melaut) bersama dengan 3 orang ABK Muklis, Yudi dan Mohammad Aman, dari Pelabuhan Perikanan Sedayulawas Brondong, dengan tujuan mencari ikan di wilayah perairan Lamongan.

Kemudian pada hari Minggu, 04 Mei 2025, sekira jam 02.00 WIB. Pada saat perjalanan pulang menuju pelabuhan Sedayulawas tiba-tiba Mohamad Aman muntah-muntah dan minta air minum kepada Yudi (ABK Kapal).

Selanjutnya Mohamad Aman tidur di depan dan kurang lebih 300 meter dari pintu masuk pelabuhan Sedayulawas Yudi membangunkan Mohamad Aman tidak juga bangun. Setelah di periksa Anas (nahkoda kapal) Mohamad Aman sudah meninggal dunia.

Selanjutnya oleh Anas peristiwa itu di informasikan kepada Ketua Rukun Nelayan (RN) Sedayulawas dan diteruskan kepada Sat Polairud Polres Lamongan.

Setelah kapal tiba di Pelabuhan Sedayulawas, petugas segera mengevakuasi jenazah Mohammad Aman dan membawanya ke Puskesmas Brondong untuk dilakukan visum et repertum (VER).

Hasil pemeriksaan tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Pihak keluarga menerima peristiwa ini sebagai musibah.

AKP I Nyoman Ardita, Kasat Polairud Polres Lamongan menyampaikan rasa belasungkawa mendalam kepada keluarga korban dan berharap kejadian ini menjadi pelajaran penting dalam menjaga kesehatan awak kapal selama berlayar.(lut)