Pojokkiri.com

Vega Ega Crash di GP America, Satu Indonesia Menangis

 

Jalanya Moto 3 GP America yang berlangsung di Circuit of The Americas (CITA).(Pojok Kiri/istimewa)

Lamongan, Pojokkiri.com-Sirkuit Americas (COTA) menjadi saksi bisu betapa besarnya potensi talenta muda Indonesia, Veda Ega Pratama, dalam lanjutan seri Moto3 2026.

Meski harus menelan pil pahit karena gagal finis akibat insiden crash, performa Veda di lintasan telah berhasil mencuri perhatian dunia sekaligus membuat seluruh pecinta balap tanah air bangga.

Memulai balapan dari baris depan di posisi ke-4, Veda langsung menunjukkan taringnya. Kecepatan Veda tidak main-main; ia bahkan sempat mencatatkan Fastest Lap (putaran tercepat), membuktikan bahwa ia memiliki pace yang setara dengan para pembalap papan atas dunia.

Sayangnya, saat balapan menyisakan 10 putaran, Veda mengalami kecelakaan yang memaksanya berhenti lebih awal.

Padahal, melihat ritme balapnya yang solid, podium atau setidaknya posisi 5 besar berada sangat dekat dalam jangkauan.

Meski kehilangan kesempatan menambah poin di seri Amerika ini, posisi Veda di klasemen sementara Moto3 2026 masih tergolong kompetitif.

Saat ini, Veda berada di peringkat ke-7 dengan koleksi 27 poin. Selisihnya pun sangat tipis, hanya terpaut 2 poin dari Adrian Fernandez yang berada di posisi keenam.

Kegagalan finis ini memang mengecewakan, namun kualitas balap yang ditunjukkan Veda memberikan harapan besar. Kecepatan murni yang ia miliki di COTA menjadi modal berharga untuk bangkit di seri-seri berikutnya.

Tetap semangat, Veda! Seluruh Indonesia tetap mendukungmu menuju podium dunia.(lut)

 

Editor: Zainul Lutfi

Sumber: www.pojokkiri.com dan Koran Harian Pagi Pojok Kiri