
Situbondo, Pojok Kiri
Ketua PCNU Situbondo KH. Muhyiddin Khatib membantah adanya penelantaran jamaah umrah dari Situbondo di Jakarta. Ia, mengaku jamaah umrah sudah diberangkatkan semua dengan berangsur.
” Sekarang sudah berangkat semua mas alhamdulillah ya, ini apa namanya kemarin ada beberapa yang ketinggalan karena faktor administrasi visa dan tiket. Sehingga, terjadi keterlambatan karena menunggu visanya. Sehingga, diangkut (diberangkatkan) secara berangsur, ” ujarnya kepada Pojok Kiri melalui telepon selulernya. Kamis, (16/1/2025)
Keterlambatan pemberangkatan terjadi, salah satunya karena visa dinyatakan hangus oleh maskapai sehingga saat pemberangkatan visa belum siap.
“Istilahnya mungkin pertama dinyatakan hangus oleh mas kapai karena waktu mau berangkat visanya belum siap, ” terangnya.
Kiai Muhyiddin juga menegaskan tidak ada jamaah yang terlantar di Bandara. Jamaah yang tertunda pemberangkatannya dijamin oleh pihak travel dengan bermalam di hotel di Jakarta.
“Bahwa itu terlantar tidak benar travel kita bertanggungjawab justru bermalam di hotel, dijamin semua makan dan minumnya gak ada yang terlantar.
Dalam pemberitaan sebelumnya, LBH Mitra Santri sesalkan jamaah umrah PCNU Situbondo terlantar di Jakarta. Kabar itu didapatkan, setelah mereka mendapat informasi dari jamaah umrah yang ada di Jakarta.
“Sangat menyesalkan dengar kejadian ini, ini tidak profesional seharusnya tidak terjadi. Kan kasihan, mas’ ujar Abd. Rahman Saleh Dewan Pembina LBH Mitra Santri kepada Pojok Kiri. Rabu, (15/1/2025)
Tak hanya itu saja, ia meminta kepada PCNU Situbondo, waspada dan hati-hati milih travel pemberangkatan umrah agar tidak mengecewakan tamu Allah yang menjalankan ibadah suci di tanah suci Mekkah-Madina.
“Waspada dan hati-hati kasihan kepada para calon jamaah, saya tidak mengerti apa alasannya sehingga banyak jamaah umrah yang masih belum diberangkatkan, dan informasi masih ada di sebuah hotel di Jakarta, ” ucapnya.
Selain itu, salah satu rombongan jamaah umrah PCNU Situbondo membenarkan adanya peristiwa tersebut. Bahkan, ia heran yang berangkat hanya pengurus sedangkan jamaah sebagian belum diberangkatkan.
“Pengurusnya berangkat da mas, kok bisa jamaah ditinggal, ” ucap sumber yang tak mau disebut namanya dalam pemberitaan.
Para jamaah itu berangkat pada hari Kamis, (9/1/2025) malam dari Kantor PCNU Situbondo dengan travel PT Mahabbah Fairuzal Wisata. Sebanyak 42 orang jamaah umrah yang tertunda pemberangkatannya dikabarkan berada di Jakarta selama 6 hari. (Inul)

