Pojokkiri.com

Perjalanan Panjang Persela Lamongan: Kilas Balik Degradasi 2022 hingga Perjuangan di Liga 2 Musim 2025/2026

 

Pelatih Persela Bima Sakti di Liga 2 musim 2025/2026.(Foto: Media Persela for Pojok Kiri)

Lamongan, Pojokkiri.com-Persela Lamongan masih harus melanjutkan perjuangannya di kompetisi Liga 2 musim 2025/2026. Tim kebanggaan warga Lamongan ini terus berupaya keras untuk bisa kembali ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia sejak terlempar dari persaingan pada tahun 2022 lalu.

Kepastian turun kasta empat tahun silam tersebut sekaligus mengakhiri catatan impresif Laskar Joko Tingkir. Persela tercatat mampu bertahan selama 18 tahun di divisi utama sejak pertama kali promosi pada tahun 2004.

Kilas Balik Musim Kelam 2021/2022

Mengingat kembali momen runtuhnya kedigdayaan Persela, musim 2021/2022 menjadi lembaran paling kelam bagi klub. Rentetan hasil buruk sepanjang kompetisi membuat tim ini tidak mampu keluar dari zona merah.

Performa Terpuruk: Persela gagal bersaing akibat bongkar pasang pemain dan inkonsistensi strategi di lapangan.

Kepastian Degradasi: Tiket turun kasta resmi didapat pada pekan ke-32 setelah perolehan poin Persela secara matematis tidak mampu lagi mengejar zona aman.

Akhir Era Emas: Degradasi tersebut memutus status unik Persela sebagai salah satu tim promosi tersukses yang belum pernah turun kasta sejak era Indonesia Super League (ISL).

Perjuangan yang Masih Berlanjut

Hingga bergulirnya musim 2025/2026 saat ini, publik Stadion Surajaya masih harus bersabar menyaksikan tim kesayangan mereka berlaga di kasta kedua. Manajemen Persela terus berbenah dan merombak skuad demi mewujudkan target tunggal, yaitu merebut kembali tiket promosi ke Liga 1.(lut)

Editor: Zainul Lutfi