Pojokkiri.com

Wujud Syukur Atas Melimpahnya Hasil Bumi, Kades H. Supranata Bersama Warga Dusun Ngepung Gelar Tradisi Sedekah Bumi Khidmat dan Meriah

Gresik, pojokkiri.com

Rasa syukur membalut atmosfer Dusun Ngepung, Desa Ngepung, Kecamatan Kedamean, Kabupaten Gresik. Sebagai bentuk penghormatan terhadap tradisi leluhur sekaligus ungkapan terima kasih kepada Sang Pencipta, warga setempat kembali menggelar ritual tahunan Sedekah Bumi, Sabtu (1/8/2026).

​Di bawah kepemimpinan dan dukungan penuh Kepala Desa Ngepung, H. Supranata, kegiatan kental nilai budaya ini tak sekadar menjadi ajang spiritual, tetapi juga momentum penguatan sinergi serta keharmonisan antara pemerintah desa dan seluruh lapisan masyarakat.

​Rangkaian acara diawali secara khidmat melalui pengajian tasyakuran dan istighosah bersama di balai dusun setempat. Deretan gunungan tumpeng serta bermacam-macam hasil bumi menjadi pemandangan utama, melambangkan kemakmuran dan kesuburan tanah Dusun Ngepung.

​Acara tradisi ini turut dihadiri langsung oleh Kepala Desa Ngepung H. Supranata, Sekretaris Desa, Nizam Yusuf Kepala Dusun Ngepung Maksum, Ketua Panitia, Ir, Hasan Yuliadi,beserta jajaran panitia, Babinsa Desa Ngepung Sertu Chamid Sobiri, Bhabinkamtibmas Aiptu M. Arifin S.H. jajaran perangkat desa, Ketua BPD, Ketua RT/RW, Karang Taruna, serta para tokoh agama dan tokoh masyarakat setempat.

​Dalam sambutannya yang penuh wibawa dan takzim, Kepala Desa Ngepung H. Supranata menyampaikan rasa syukur mendalam serta apresiasi setinggi-tingginya kepada warga yang terus konsisten merawat tradisi peninggalan leluhur. Menurutnya, kepemimpinan desa akan selalu hadir mendukung kegiatan kemasyarakatan yang bernilai positif.

​”Tradisi sedekah bumi ini sangat penting untuk terus kita lestarikan bersama. Ini adalah bentuk rasa syukur kita yang mendalam kepada Sang Pencipta, Allah SWT, yang telah melimpahkan nikmat kesehatan serta rezeki dari hasil bumi selama setahun ini,” tegas Kades H. Supranata.

​Beliau juga menambahkan bahwa kebudayaan Bersih Dusun di Ngepung membuktikan bagaimana kearifan lokal mampu berkolaborasi dengan spirit pembangunan desa berkelanjutan—menjaga keseimbangan ekologis sekaligus memperkuat rasa persatuan warga.
​Keguyuban Warga dan Harapan Masa Depan.

​Sementara itu, Ketua Panitia Ir Hasan Yuliadi mengungkapkan harapan besarnya agar warga Dusun Ngepung selalu berada dalam perlindungan Allah SWT, dijauhkan dari marabahaya, serta diberikan kelimpahan rezeki.

​”Semoga Dusun Ngepung dan Desa Ngepung pada umumnya benar-benar menjadi desa yang Gemah Ripah Loh Jinawi Toto Tenteram Karto Raharjo Desa yang kaya akan hasil alam dengan masyarakat yang adem, ayem, aman, dan sejahtera,” Tuturnya.

​Apresiasi senada disampaikan oleh Kepala Dusun (Kasun) Ngepung, Maksum, Ia menegaskan bahwa kesuksesan dan kemeriahan acara ini tidak lepas dari sinergi kuat antara kekompakan warga, panitia, dan dukungan penuh dari figur pemimpin desa.

​”Berkat kekompakan warga dan dukungan penuh dari Kepala Desa Ngepung, Bapak H. Supranata, kegiatan sedekah bumi ini berjalan luar biasa meriah. Semoga tahun depan hasil bumi masyarakat semakin berlipat ganda,” harapnya Kasun Maksum.

​Kemeriahan tidak berhenti di siang hari. Memasuki malam hari, antusiasme warga kian memuncak saat disuguhkan hiburan seni tradisional Jawa Timuran, yakni pagelaran Ludruk Budhi Wijaya asal Kabupaten Jombang.

​Pementasan yang berkolaborasi apik dengan seni Campursari tersebut sukses menutup seluruh rangkaian acara Sedekah Bumi Dusun Ngepung dengan penuh suka cita, kebersamaan, dan kedamaian. (Ura/Dyo)