Pojokkiri.com

Sosialisasi Eco Enzyme di Pasar Atum Mall: Ubah Sampah Dapur Menjadi Produk Bermanfaat

Surabaya Pojokkiri.com – Dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Indonesia yang ke-79, Pasar Atom Mall Surabaya mengadakan sosialisasi bertema “Merubah Sampah Dapur Menjadi Cairan Eco Enzyme yang Berjuta Manfaat”. Acara ini digelar pada Jumat, 23 Agustus 2024, bertempat di Lantai 2 Tahap 5 Pasar Atom Mall Surabaya, dimulai pukul 13.00 Wib hingga selesai.

Kegiatan ini didukung oleh Bapak Mayjen TNI (Purn) Halim Hermanto, Bapak Kasman Roy, dan Bapak Loude bersama tim Pasar Atom Mall Surabaya yang sangat peduli terhadap lingkungan. Mereka bekerja sama dengan Eco Enzyme Nusantara (EEN) Surabaya untuk memberikan edukasi tentang pentingnya pengolahan sampah dapur menjadi produk yang bermanfaat bagi lingkungan.

Sosialisasi Eco Enzyme di Pasar Atum Mall: Ubah Sampah Dapur Menjadi Produk Bermanfaat
Sosialisasi Eco Enzyme di Pasar Atum Mall: Ubah Sampah Dapur Menjadi Produk Bermanfaat

Ketua EEN Surabaya, Christiany Tanzil, menjelaskan bahwa sosialisasi ini bertujuan untuk mengenalkan cara pembuatan dan pemanfaatan eco enzyme dari sampah dapur. Selain itu, acara ini juga berbagi sesi relaksasi berupa rendam kaki dengan menggunakan eco enzyme, serta membagikan informasi mengenai manfaat eco enzyme bagi rumah tangga dan kebutuhan sehari-hari yang efektif dan aman.

Hal ini adalah luar biasa karena Pasar Atom Mall yang merupakan Mall pertama yang sangat peduli dengan lingkungan ini sudah melakukannya secara stimultan.
Acara ini terbuka untuk umum dan tidak dipungut biaya. Peserta yang hadir juga berkesempatan mendapatkan produk eco enzyme gratis. Inisiatif ini terinspirasi dari konsep yang dicanangkan oleh penemu Eco Enzyme Dr. Rosukon Pompamvong dari Thailand dan dikembangkan oleh Dr. Joean Oon dari Malaysia, dengan slogan “Just Do It. Bersama Kita Bisa.”

Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat kota Surabaya semakin sadar akan pentingnya mengolah sampah dapur menjadi sesuatu yang bermanfaat, sehingga dapat mengurangi timbunan sampah yang menyebabkan polusi udara dan menjaga bumi tetap lestari sehingga bumi tidak mendidih lagi. (sam)