Pojokkiri.com

Pakai Baju Perguruan Silat, Korban Dikeroyok Dan Dibacok

Puskesmas Sumberaji, tempat korban pembacokan Wildan Maulana Prastyo dirawat.(Pojok Kiri/Istimewa)

Lamongan, Pojok Kiri.com-Apa yang dialami seorang pemuda warga Dusun Bajul, Desa Kedunglerep, Kecamatan Modo, Kabupaten Lamongan ini sungguh tragis. Wildan Maulana Prastio dibacok orang tak dikenal.

Saat itu pukul 02.00, Wildan berboncengan naik sepeda motor bersama rekanya bergerak dari barat ke timur sesampainya di Jalan Raya Sugio Desa Sumberaji, Kecamatan Sukodadi Lamongan, tiba-tiba dihadang 7 orang tidak dikenal.

Kemudian 3 orang dari 7 penghadang itu menarik baju dan melepas baju yang dikenakan Wildan Maulana Saputra. Tidak itu saja, para pelaku kemudian membacok paha kaki sebelah kanan, lutut sebelah kiri dan helm yang dikenakan Wildan hingga tembus kebatok kepala.

Melihat korban terkapar ketujuh pelaku melarikan diri ke arah barat Kecamatan Sugio. Sedangkan motor korban dibiarkan begitu saja.

Oleh warga setempat yang kebetulan lewat, korban langsung dilarikan ke Puskesmas Sumberaji untuk mendapat perawatan medis.

Selanjutnya, pada Jumat 20 September 2024, Nur Kamdi (47) orang tua Wildan Maulana Prastio yang tak terima kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Mapolres Lamongan.

Dengan tanda terima Laporan Polisi Nomor: LP/B/342/ IX/2024/SPKT/Polres Lamongan/Polda Jawa Timur,Tanggal 20 September 2024 tentang tindak pidana “secara bersama-sama melakukan kekerasan terhadap anak yang mengakibatkan luka”.

“Kami selaku orang tua korban menuntut keadilan dan memberikan hukuman yang setimpal bagi pelaku pengeroyokan ini, sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku di Negara Indonesia, para pelaku segera ditangkap semua, proses hukum secara transparan demi keadilan,” tandas Nur Kamdi.(lut)