
Lamongan, Pojok Kiri.com-Peristiwa tenggelamnya Anissa Salsatun Aseega (5) siswi TK Nol Besar Desa Sukobendu, Kecamatan Mantup, Kabupaten Lamongan di Sendang Sumber Dusun Gagar RT 01 RW 05, Desa Sukobendu, Kecamatan Mantup, Sabtu (28/9) petang, dikenal sebagai tempat angker.
Menurut beberapa warga yang sering beraktivitas di jalur air melalui sendang tersebut sering terlihat menampakkan buaya siluman warna putih
Selain itu, ketika melintasi jalur tersebut sering membuat merinding, tercium aroma harum bunga kantil dan lokasinya juga banyak semak serta jauh dari pemukiman warga.
Beberapa warga mengait-ngaitkan kejadian korban tenggelam di sekitar lokasi tersebut ada hubungannya dengan penampakan buaya putih tersebut.
Bahkan ada yang menduga jika korban yang ditemukan petang hari itu dibawa oleh buaya yang sering menampakkan diri di tempat itu.
Sementara itu, saat Pojok Kiri mencoba mencari kebenaran informasi tersebut, beberapa warga ternyata memang meyakini hal tersebut. Bahkan ada warga memang mengaku baru hitungan jam sebelum kejadian korban tenggelam, ia melihat buaya putih menampakkan diri.
“Sebelum kejadian ada yang lihat dia (buaya-red) timbul. Selang beberapa jam dapat kabar ada balita tenggelam di lokasi buaya tadi,” ucap warga yang enggan namanya disebutkan.
Kemunculan buaya ini sebenarnya bagi sebagian warga sekitar bukan hal aneh. Pasalnya, sendang sumber adalah lokasi yang dikeramatkan warga setempat.
Namun sebagian orang pula meyakini jika hal tersebut berkaitan dengan hal-hal mistis yang sering terlihat di sekitar lokasi kejadian.
Seperti yang pernah diberitakan, Anisa Salsatun Asheega (5) pelajar TK Nol Besar yang dilaporkan hilang tenggelam di Sendang Sumber Dusun Gagar RT 01 RW 05, Desa Sukobendu, Kecamatan Mantup dan ditemukan tewas, pada Sabtu (28/9) sore.
Bermula korban bersama orang tuanya sedang mencuci baju, selanjutnya korban mandi, setelah selesai mandi korban bermain bersama ayahnya sekitar area sendang.
Setelah bermain bersama orang tuanya, korban bermain sendiri disekitar sendang. Selang beberapa menit orang tuanya mencari di sekitar sendang namun tidak di ketemukan.
Orang tua korban hanya melihat sandal warna pink milik korban mengapung di atas sendang. Orang tua korban, Ahmad Arif, lalu menceburkan diri untuk mencari korban, dan korban di temukan didasar sendang.
Saat korban diangkat, korban sempat bernafas, namun setelah dilakukan penyelamatan di bawah ke Puskemas Kecamatan Kembangbahu, korban dinyatakan sudah meninggal dunia.(lut)

