
Situbondo, Pojok Kiri
Jembatan sepanjang 15 meter di Desa Peleyan, Kecamatan Kapongan ambruk akibat diterjang hujan. Sabtu, (14/12/2024).
Jembatan tersebut merupakan jembatan yang menjadi penghubung antara Dusun Ardani dengan Desa Wonokoyo yang memiliki lebar 3 meter. Akibat Ambruknya jembatan karena hujan deras yang mengguyurnya, ratusan kepala keluarga di daerah itu terancam terisolir.
” Saya kaget, saat mau melintas melihat jembatan roboh, sehingga saya melaporkan kepada Kades Peleyan. Akibat ambruknya jembatan tersebut warga terancam terisolir, “ujar Saiful warga setempat.
Dari peristiwa ambruknya jembatan Ardani tidak ada korban jiwa maupun korban luka akibat bencana alam tersebut.
Muhammad Yasin Kades Peleyan, Kecamatan Kapongan, membenarkan adanya ambruknya jembatan di Dusun Ardani tersebut. Bahkan, setelah mendapat informasi bencana alam itu ia bersama Polsek Kapongan langsung ke lokasi tempat kejadian.
” Jembatan yang dibangun secara swadaya beberapa tahun lalu itu, akibat pondasinya longsor karena diterjang hujan deras. Jembatan sepanjang 15 meter langsung ambruk, “katanya kepada sejumlah wartawan.
Sementara itu, Yasin sapaan akrab Kades di wilayah Kapongan itu mengaku sebelum jembatan itu ambruk, pihaknya sudah mengusulkan untuk perbaikan kepada DPUPP Situbondo. Sebab, jembatan itu kondisinya sudah tidak baik dan pondasi jembatan sudah retak. Saat ini, karena jembatan penghubung tersebut ambruk untuk sementara ratusan warga di Dusun Ardani sementara menggunakan jalan pintas. Kendaraan roda dua dan roda empat bisa melewati jalan pintas tersebut yang letaknya tidak jauh dari jembatan ambruk tersebut. (Ft/Inul)

