

Lamongan, Pojok Kiri.com-Telaga Dusun Keputran, Desa Dinoyo, Kecamatan Deket, Kabupaten Lamongan merenggut korban jiwa. Seorang anak berusia 12 tahun bernama Muhamad David Maulana tenggelam di telaga dusun tersebut.
Awal mula kejadian ini ketika korban bersama dengan tiga teman sebayanya (Vino, Dila, Raka) bermain hujan-hujanan dan berenang di Telaga Dusun Keputran, pada Rabu (25/12/2024) siang, sekitar pukul 13.30 WIB.
Setelah itu ketiga teman korban naik dari telaga lalu menunggu korban, namun korban tidak kunjung muncul ke permukaan air.
Karena panik ketiga teman korban kemudian berlari menuju rumah korban dan menyampaikan kabar korban tenggelam kepada Khuzainatun ibu korban.
Mendapat kabar tersebut, Khuzainatun berlari mendatangi telaga serta berteriak meminta tolong. Warga yang mendengar teriakan ibu korban mendatangi lokasi dan menyelam ke telaga.
Setelah dilakukan pencarian sekitar tiga puluh menitan, akhirnya pukul 14.00 WIB korban berhasil ditemukan didasar telaga. Kemudian, korban diangkat dan dievakuasi untuk diberikan pertolongan. Korban juga sempat muntah atau mengeluarkan air
Selanjutnya korban dibawa ke RSUD Blawi Karangbinangun. Namun dalam perjalanan ke rumah sakit nyawa korban tidak dapat diselamatkan.
Kapolres Lamongan AKBP Bobby Adimas Condro Putro melalui Kapolsek Deket AKP Sri Iswati, S.M mengatakan, korban ditemukan di Telaga Dusun Keputran, Desa Dinoyo, Kecamatan Deket dalam keadaan meninggal dunia.
“Kondisi mayat korban saat ditemukan masih dalam kondisi baik (tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan pada tubuh korban,” kata AKP Sri Iswati kepada wartawan Pojok Kiri, Rabu (25/12/2024).
Keluarga korban menerima kejadian ini sebagai musibah. Pihak keluarga juga tidak menuntut pihak manapun dengan menulis surat pernyataan yang ditandatangani di atas materai yang disaksikan kepala desa Dinoyo.
“Setelah dilakukan pemeriksaan kemudian jenazah korban diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan,” pungkas Sri Iswati.(lut)

