
Blitar, Pojok Kiri.-
Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam kelompok 144 Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) dari Universitas Pembangunan Nasional ‘Veteran’ Jawa Timur telah memberikan sebuah teknologi tepat guna berupa Spinner kepada Titik Ning Tyas selaku pemilik UMKM ‘Lancar Abadi’ di Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Blitar (19/05/2022).
Pemberian teknologi spinner ini bermula dari adanya kendala yang dialami oleh UMKM ‘Lancar Abadi’ tersebut, di antaranya proses meniriskan minyak dari hasil gorengan masih menggunakan kertas sehingga belum adanya alat produksi yang memadai dalam meniriskan minyak goreng.
Melihat adanya permasalahan tersebut, Galvin, selaku ketua kelompok 144 mengaku siap memberikan bantuan untuk mengatasi hal tersebut “Kami siap memberikan bantuan berupa spinner. Diketahui spinner memiliki fungsi untuk mengurangi kadar minyak goreng pada keripik tempe serta dapat meningkatkan mutu produk makanan lebih tahan lama. Pemberian ini dapat mengembangkan kegiatan produksi keripik tempe,” ujarnya kepada Pojok Kiri (30/05).
Realisasi teknologi tepat guna berupa spinner ini bertujuan untuk membantu kegiatan produksi keripik tempe dalam penirisan minyak goreng sehingga dapat mengurangi kadar minyak goreng dan membuat keripik menjadi lebih tahan lama.
Titik Ning Tyas selaku pemilik UMKM ‘Lancar Abadi’ mengaku senang karena mendapat bantuan berupa spinner dari para mahasiswa, ‘Saya merasa sangat senang dan berterimakasih dengan adanya pemberian ini. Semoga dengan adanya spinner ini dapat memberikan manfaat bagi kelangsungan kegiatan produksi keripik tempe,” ucapnya. (mar)

