
Surabaya, Pojokkiri.com — Suasana hangat dan penuh rasa kekeluargaan tampak jelas di Omah Rembug RT 01 RW 04, Jl. Margorejo III F, Surabaya, saat Kapolsek Wonocolo Kompol Haryoko Widhi, SH., MH. bersilaturahmi dalam Cangkrukan Kamtibmas bersama 3 Pilar Kecamatan dan masyarakat setempat.
Kegiatan yang dimulai pukul 19.30 WIB ini menjadi momen berharga bagi warga Kelurahan Margorejo. Mereka tak hanya mendengar arahan dari para pemangku kepentingan, tetapi juga dapat menyampaikan langsung keluhan, harapan, dan saran kepada aparat keamanan dengan suasana akrab dan penuh empati.
Dalam kegiatan ini, hadir pula Camat Wonocolo Muslich Hariyadi, S.Sos., Lurah Margorejo Rury Darmayanti, serta para Kanit dari jajaran Polsek Wonocolo, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Ketua RW dan RT, tokoh agama, tokoh masyarakat, Kader Surabaya Hebat, hingga Karang Taruna. Jumlah peserta mencapai sekitar 50 orang, mencerminkan antusiasme masyarakat untuk terlibat aktif menjaga lingkungan mereka.
Sambutan pembuka oleh Ketua RW 04 Bapak Edi Sutanto menandai awal dialog yang terbuka dan penuh semangat kebersamaan. Dalam sambutannya, Kapolsek Wonocolo Kompol Haryoko Widhi menyampaikan beberapa pesan penting.
“Kami ingin keberadaan polisi benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Melalui kegiatan cangkrukan ini, kami terbuka terhadap segala kritik dan saran demi peningkatan pelayanan kami ke depannya,” ujar Kompol Haryoko, pada (11 Juni 2025).
Diskusi berlangsung dinamis, menyentuh isu-isu strategis yang sangat dekat dengan kehidupan warga sehari-hari. Salah satu fokus utama adalah upaya pencegahan pencurian kendaraan bermotor melalui penguatan sistem keamanan lingkungan.
Selain itu, kenakalan remaja dan aktivitas geng (gangster) juga menjadi sorotan. Dalam hal ini, Kapolsek mendorong peran aktif orang tua dan warga untuk mengawasi anak-anak, termasuk menerapkan jam malam secara bijaksana demi kebaikan bersama.
Tak kalah penting, bahaya narkoba dan judi online turut dibahas. Warga diajak untuk meningkatkan kesadaran serta pengawasan sejak dari lingkungan keluarga. Deteksi dini dan komunikasi terbuka menjadi kunci dalam melindungi generasi muda dari jeratan tersebut.
Kompol Haryoko menegaskan komitmen mereka untuk menjadi mitra masyarakat yang responsif dan solutif. Dalam sesi tanya jawab, berbagai masukan disampaikan warga, termasuk terkait penerangan jalan, patroli malam, hingga pemanfaatan teknologi untuk keamanan lingkungan.
“Silakan sampaikan apabila ada layanan kami yang kurang berkenan. Kami sangat terbuka dan akan menjadikannya sebagai bahan evaluasi untuk perbaikan di masa mendatang,” tegas Kompol Haryoko.
Kegiatan ditutup dengan suasana penuh kekeluargaan pada pukul 21.30 WIB. Seluruh rangkaian berjalan dengan aman, lancar, dan terkendali.
Cangkrukan Kamtibmas seperti ini menjadi bukti nyata bahwa sinergi antara aparat dan masyarakat mampu membangun lingkungan yang aman, nyaman, dan penuh kepedulian.
Jika Anda tertarik untuk menyelenggarakan kegiatan serupa atau ingin menyampaikan aspirasi Anda, jangan ragu untuk menghubungi Polsek Wonocolo. Karena keamanan lingkungan adalah tanggung jawab bersama, dan komunikasi adalah jembatan menuju solusi. (Sam)

