
Surabaya, Pojokkiri.Com.- Anggota komisi D DPRD Jawa Timur Nurul Huda mengatakan, pihaknya mendukung langkah pemerintah yang akan menerbitkan perpres tentang ODOL.
“Peraturan Presiden (Perpres) tentang ODOL (Over Dimension Over Loading) diatur untuk mengatasi masalah kendaraan niaga yang melebihi batas dimensi dan muatan, yang dapat menyebabkan kerusakan jalan, kecelakaan lalu lintas, dan kerugian ekonomi,” kata pria asal Madura ini, Jumat (1/8/2025).
Menurut politisi PPP ini, Perpres ODOL merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk mewujudkan program Zero ODOL pada tahun 2026 dan memperkuat sistem logistik nasional. “Untuk alasan utama keluarnya perpres tersebut diantaranya Truk ODOL menjadi penyebab utama kerusakan jalan nasional, dengan perkiraan kerugian mencapai puluhan triliun rupiah per tahun,” kata dia.
Meskipun penggunaan truk ODOL seringkali dianggap efisien dalam biaya angkutan, kata ia, dampaknya terhadap infrastruktur dan keselamatan justru merugikan secara keseluruhan. “Kerusakan jalan akibat ODOL membutuhkan biaya perbaikan yang besar, yang pada akhirnya membebani anggaran negara dan menghambat efisiensi logistik,” tuturnya.
Nurul Huda mengatakan dengan mengatur ODOL, pemerintah berupaya menciptakan sistem logistik yang lebih andal, efisien, dan berkelanjutan. “Harapannya tercipta kesadaran dari semua pihak terkait, termasuk pengusaha, pemilik kendaraan, dan operator logistik, untuk mematuhi aturan dan menghindari praktik ODOL,” sambungnya. Selain itu, Perpres ini juga akan menjadi dasar hukum yang kuat bagi penegakan aturan dan penindakan terhadap pelanggaran ODOL.
Sekedar diketahui, pemerintah sedang menyusun Rancangan Peraturan Presiden (Perpres) tentang Penguatan Logistik Nasional yang memuat rencana aksi terkait implementasi zero Over Dimension, Over Loading (ODOL).
Penyusunan Perpres ini dikoordinasikan oleh Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Kemenko Infrawil) dan melibatkan berbagai kementerian/lembaga terkait. Perpres ini diharapkan dapat menekan operasional truk ODOL dan meningkatkan keselamatan serta efisiensi logistik nasional.
Sedangkan jika sudah ada perpres ODOL, dalam penegakan hukumnya menerapkan teknologi seperti Weight in Motion (WIM) untuk mengukur berat dan dimensi kendaraan secara otomatis.(wan)

