Pojokkiri.com

Diduga Dikeroyok di Simpang Mira Babat, Warga Kuripan Lapor ke Polisi

 

Ilustrasi pengeroyokan.(ist)

Lamongan, Pojokkiri.com-Seorang warga Babat, Kabupaten Lamongan, melaporkan dugaan tindak pidana pengeroyokan yang dialaminya di kawasan Simpang Mira, Babat. Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa (14/10/2025) sekira pukul 04.00 WIB.

Korban diketahui berinisial FS (35), warga Dusun Kuripan, Desa Kuripan, Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan. Ia melaporkan kejadian tersebut ke Polres Lamongan.

Dalam laporannya, FS menceritakan bahwa malam sebelum kejadian, ia sempat berkumpul bersama beberapa temannya di warung kopi angkringan K Pasar Babat.

Mereka diketahui mengonsumsi minuman beralkohol jenis arak. Sekitar pukul 02.00 WIB, FS sempat mengantar seorang temannya yang dipanggil “K***K” ke kawasan Simpang Mira Babat, sebelum kembali ke warung tersebut.

Kemudian sekitar pukul 04.00 WIB, FS memutuskan pulang ke rumahnya. Saat melintas di perempatan lampu merah Simpang Mira, ia menyalip dua sepeda motor. Saat itu motornya terdengar seperti “blayer” atau mengegas keras, yang diduga membuat pengendara lain tersinggung.

Tak lama kemudian, dua pengendara motor yang disalip tersebut menghadang FS. Salah satunya yang dikenalnya bernama GLW (nama panggilan) langsung memukul wajahnya berkali-kali. Seorang teman GLW disebut memegangi tangan FS dari belakang.

“Setelah itu, mereka pergi, tapi tak lama datang lagi. GLW menantang saya berkelahi, lalu memukul wajah saya sekitar lima kali hingga mata kiri saya nyeri dan bibir saya luka. Temannya juga menarik rambut saya,” ungkap FS dalam laporannya.

Usai kejadian, korban sempat menuju rumah temannya, R dan bersama-sama mendatangi Polsek Babat untuk melaporkan peristiwa tersebut. Selanjutnya, petugas Polsek Babat mengarahkan korban membuat laporan resmi ke Polres Lamongan.

Atas kejadian ini, polisi mencatat dugaan tindak pidana pengeroyokan sebagaimana diatur dalam Pasal 170 KUHP tentang kekerasan bersama-sama di muka umum yang mengakibatkan luka-luka.

Kasus ini kini masih dalam penanganan Satreskrim Polres Lamongan, sementara identitas pelaku lain yang belum diketahui masih dalam penyelidikan.(lut)