Pojokkiri.com

Arak Arakan Tumpeng Raksasa Dan Kirab Budaya Meriahkan Sedekah Bumi Desa Tulung

Gresik, pojokkiri.com

Dalam rangka melestarikan tradisi leluhur dan sebagai ungkapan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas limpahan berkah rezeki dari hasil bumi panen yang melimpah ruah, Salah satunya warga masyarakat Desa Tulung kembali menggelar tradisi sedekah bumi sebagai bentuk penghormatan terhadap alam dan leluhur,

Tradisi sedekah bumi di Desa Tulung Kecamatan Kedamean Kabupaten Gresik, ini sangat berbeda dengan tahun sebelumnya, kali ini diadakan dengan menggelar kirab tumpeng gunungan raksasa yang berbentuk gunungan berisi sayuran, buah-buahan, dan aneka hasil pertanian itu diarak keliling sepanjang jalan menuju ke Balai Dusun.

Para warga masyarakat Desa Tulung terlihat sangat kompak guyub dan rukun melaksanakan tradisi sedekah bumi dan kirab tumpeng gunungan raksasa ini di buat oleh warga RT, 01 RW, 0, Para warga yang mengikuti kirab budaya sehingga membuat suasana menjadi sangat meriah.

Tradisi sedekah bumi ini dilaksanakan setiap tahun sekali oleh warga masyarakat Desa Tulung Kecamatan Kedamean Kabupaten Gresik, Selasa (14/10/2025).

Turut hadir acara tersebut, Camat Kedamean, Irwanto, S.T.M.T, Kapolsek Kedamean, Iptu, Ekwan Hudin, S.H.Danramil, 0817/03, Kedamean, Kapten Inf, Mashudi, Kepala Desa (Kades) Tulung, Eko Supangkat, Ketua panitia sedekah bumi, H, Heri Siswanto berserta seluruh anggota panitia sedekah bumi, Ketua BPD, Ketua RT/RW Karang taruna, berserta tokoh agama, tokoh masyarakat dan seluruh warga masyarakat.

Kegiatan sedekah bumi, di Desa Tulung digelar berbagai kegiatan dan hiburan, Prosesi sedekah bumi tersebut diawali, Dengan musik electone, Kemudian dilanjutkan kegiatan, Tasyakuran, Istighozah (Do,a bersama) bertempat di Balai Dusun Kegiatan ini dimulai usai salat Dhuhur dan dihadiri oleh perangkat desa, tokoh masyarakat, serta warga sekitar. Tasyakuran berlangsung khidmat dan penuh rasa syukur, ditandai dengan doa bersama serta sajian makanan khas berupa tumpeng dan hasil bumi sebagai simbol keberkahan.

Kemudian pada malam harinya pihak panitia sedekah bumi.juga menyuguhkan hiburan kesenian tradisional Jawa timuran ludruk Budhi Wijaya dari Kabupaten Jombang.

Dalam sambutannya,” Kepala Desa (Kades)Tulung Eko Supangkat Menyampaikan atas nama pemerintah desa tulung mengucapkan terima kasih kepada seluruh warga masyarakat desa tulung atas terselenggaranya kegiatan sedekah bumi ini, Ini merupakan salah satu cara meng uri-uri atau melestarikan tradisi budaya leluhur dan juga sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah SWT atas segala nikmat yang diberikan selama ini kepada kita semua.

Dengan diadakan kegiatan sedekah bumi ini semoga warga desa tulung ini selalu diberikan keberkahan, kesehatan, keselamatan, kemakmuran dan dijadikan desa yang Indah, adem ayem tentrem, guyub rukun damai dan sentosa. Ujarnya.

Sementara itu,” Camat Kedamean,Irwanto menyampaikan, Terima kasih kepada seluruh warga Desa Tulung atas undangannya. Dan kami juga mewakili seluruh muspika kecamatan kedamean mengucapkan terima kasih kepada seluruh warga masyarakat desa Tulung dan terima kasih kepada seluruh panitia sedekah bumi atas undangannya.

Dengan dilaksanakan kegiatan sedekah bumi ini bentuk rasa syukur kepada Sang Pencipta Allah SWT karena sudah memberikan kesuburan dan kemakmuran bumi untuk para petani padi dan palawija yang menghasilkan panen yang cukup melimpah dan hasil panen yang bagus,” tuturnya.

Camat juga berharap dengan dilaksanakan sedekah bumi ini dapat membawa keberkahan untuk seluruh warga masyarakat yang ada di Desa Tulung ini.

“Mudah-mudahan berkat dari sedekah bumi ini kedepannya seluruh masyarakat Desa Tulung semakin makmur, apapun yang ditanam di tanah Desa Tulung ini bisa tumbuh dengan subur sehingga warganya makmur. Tuturnya.

Ditempat yang sama, Kepala Dusun (Kasun) Tulung Kuspriadi dalam sambutannya, Mengucapkan terima kasih kepada seluruh warga Dusun Kembangan atas dukungannya dan partisipasinya, Kami juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh para donatur sehingga terselenggaranya kegiatan ini. (Ura/Dyo)