Pojokkiri.com

Gubernur Khofifah: Guru Jawa Timur Penopang Kejayaan Pendidikan Nasional


Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.

Surabaya, Pojokkiri.com — Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memberikan pesan penuh makna kepada seluruh guru dan kepala sekolah agar terus menjaga serta meningkatkan berbagai prestasi pendidikan yang telah diraih siswa-siswi Jawa Timur selama ini.

Pesan tersebut disampaikan dalam acara penyematan Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya kepada 982 Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Provinsi Jawa Timur di Gedung Negara Grahadi, Surabaya.

Dalam sambutannya, Khofifah menyoroti salah satu capaian yang membanggakan, yakni tingkat kelulusan SMA/SMK Jawa Timur yang menempati peringkat pertama secara nasional untuk penerimaan di perguruan tinggi negeri tanpa tes.

“Selama enam tahun berturut-turut, mulai tahun 2020 hingga 2025, Jawa Timur menempati posisi teratas dalam Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP). Ini adalah capaian luar biasa yang harus terus kita pertahankan,” ujar Khofifah.

Menurutnya, keberhasilan tersebut bukan hanya prestasi sekolah, melainkan juga simbol kemajuan kualitas pendidikan dan semangat kolaboratif di Jawa Timur.

Tak berhenti di situ, Gubernur Khofifah juga mengungkapkan kebanggaannya atas pencapaian Jawa Timur sebagai Juara Umum Lomba Kompetensi Siswa (LKS) Nasional Pendidikan Menengah XXXIII Tahun 2025.

“Ini kemenangan yang luar biasa, karena Jawa Timur berhasil mempertahankan gelar juara umum untuk ketiga kalinya. Semua ini berkat dedikasi, doa, dan kerja keras para guru serta tenaga kependidikan,” ungkapnya dengan penuh apresiasi.

Ia menambahkan, keberhasilan itu merupakan cerminan dari sinergi kuat antara guru, siswa, dan pemerintah daerah dalam menciptakan lingkungan belajar yang kompetitif dan inspiratif.

Khofifah menegaskan, peran guru sangat besar dalam membentuk karakter dan masa depan generasi muda. Ia meminta para guru untuk terus menjaga profesionalitas serta kemuliaan profesi sebagai pendidik bangsa.

“Panjenengan semua adalah penggerak utama. Saya sangat berterima kasih atas dedikasi dan pengabdian yang luar biasa. Namun lebih dari itu, saya berharap profesi guru terus dijaga kehormatannya, karena dari tangan panjenengan lahir generasi emas Indonesia,” tutur Khofifah.

Gubernur perempuan pertama di Jawa Timur itu menilai bahwa sistem pembelajaran yang komunikatif dan inovatif menjadi kunci kesuksesan pendidikan di daerah ini. Dinas Pendidikan Jawa Timur pun terus memberikan pendampingan dan pelatihan untuk meningkatkan kapasitas guru di seluruh wilayah.

Penyematan Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya kepada 982 ASN Pemprov Jatim merupakan bentuk penghargaan negara atas pengabdian, loyalitas, dan disiplin para aparatur yang telah melayani publik selama 10, 20, hingga 30 tahun.

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari peringatan Hari Jadi ke-80 Provinsi Jawa Timur, yang mengusung semangat “Jatim Tangguh, Terus Bertumbuh.”

Khofifah menegaskan bahwa ASN yang berintegritas dan berkomitmen tinggi merupakan pilar penting dalam mendukung kemajuan pendidikan serta pelayanan publik yang berkualitas di Jawa Timur.

Capaian demi capaian yang diraih Jawa Timur membuktikan bahwa provinsi ini bukan hanya pusat ekonomi dan budaya, tetapi juga poros kemajuan pendidikan nasional.
Dengan kolaborasi erat antara pemerintah, guru, dan siswa, Khofifah optimistis Jawa Timur akan terus menjadi contoh nyata bagaimana pendidikan bisa menjadi kekuatan perubahan menuju Indonesia Emas 2045.

Penulis: Samsul Arif
Editor: Redaksi. 

Berita Terkait

Buka Festival Seni Keagamaan Hindu, Gubernur Khofifah Tekankan Pentingnya Kebhinekaan

aziz pojokkiri.com

Gubernur Khofifah: Dukungan Psikososial Dampingi Keluarga Korban, Semua Proses Evakuasi Dilakukan Hati-Hati

sukoto pojokkiri.com

Gubernur Khofifah Minta UINSA Surabaya Cari Metode Dakwah yang Efektif