
Lamongan, Pojokkiri.com-Menjelang dan sesudahnya perayaan Idul Fitri 1447 H/2026, Polsek Deket Polres Lamongan mulai memperketat pengawasan di sejumlah titik simpul kemacetan. Langkah ini dilakukan guna memastikan kelancaran arus mudik dan balik di wilayah hukum Kecamatan Deket yang menjadi salah satu jalur utama di Kabupaten Lamongan.
Kapolsek Deket, AKP Ahmad Kusen, S.H., M.H., mengungkapkan bahwa pihaknya telah memetakan beberapa titik krusial yang diprediksi akan mengalami kepadatan tinggi. Lokasi-lokasi tersebut meliputi pintu masuk dan keluar Jalan Lingkar Utara (JLU) di Desa Rejosari, pertigaan lampu merah Deket Kulon, perlintasan rel kereta api di depan Stadion Surajaya, serta pertigaan Dinoyo.
“Itu adalah titik-titik simpul kemacetan yang menjadi fokus kami pada arus mudik dan balik Lebaran Idul Fitri 1447 H tahun ini,” ujar AKP Ahmad Kusen saat dikonfirmasi pada Kamis (26/3/2026) siang.
Mantan Kasat Narkoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak ini memprediksi bahwa puncak arus mudik akan terjadi pada H-4 hingga H-3 lebaran. Sementara itu, puncak arus balik diperkirakan akan jatuh pada H+4.
Meski demikian, AKP Kusen melaporkan bahwa hingga memasuki H+6 lebaran ini, kondisi lalu lintas masih terpantau aman. “Alhamdulillah, hingga hari ini Kamis 26 Maret, volume kendaraan arus mudik masih terkendali dan belum ada kemacetan yang berarti,” tandasnya.
Pihak kepolisian mengimbau para pemudik untuk tetap waspada, mematuhi rambu lalu lintas, dan memanfaatkan pos pengamanan yang tersedia jika membutuhkan istirahat selama perjalanan.(lut)
Editor: Zainul Lutfi
Sumber: www.pojokkiri.com dan Koran Harian Pagi Pojok Kiri

