
Surabaya Pojokkiri.com – PT Dharma Lautan Utama (DLU) menandai perjalanan emas selama 50 tahun dengan mempertegas komitmen menghadirkan layanan transportasi laut yang semakin inovatif, aman, dan berorientasi pada kepuasan pelanggan.
Momentum hari jadi setengah abad perusahaan ini bukan sekadar perayaan perjalanan bisnis, melainkan refleksi atas dedikasi panjang dalam membangun konektivitas antarpulau di Indonesia melalui layanan pelayaran yang mengutamakan keselamatan.
Owner PT Dharma Lautan Utama, Bambang Haryo Soekartono, menegaskan bahwa keselamatan penumpang dan operasional kapal tetap menjadi fondasi utama perusahaan.
“Keselamatan merupakan prioritas yang tidak dapat ditawar. Dalam beberapa tahun terakhir, kepercayaan masyarakat terhadap layanan kami terus meningkat, dan yang patut disyukuri, operasional kami mampu mempertahankan catatan zero accident,” tutur Bambang, pada Sabtu (16/5).
Menurutnya, capaian tersebut menjadi bukti bahwa peningkatan kualitas layanan harus berjalan seiring dengan standar keselamatan yang konsisten dan disiplin operasional yang ketat.
Di tengah tantangan industri pelayaran yang semakin dinamis, Bambang juga mendorong pemerintah untuk segera menyesuaikan tarif angkutan penyeberangan.
Ia menilai tarif yang berlaku saat ini masih belum ideal dan tertinggal sekitar 38 persen dibandingkan kebutuhan operasional aktual di lapangan.
Menurut Bambang, penyesuaian tarif bukan semata persoalan bisnis, melainkan langkah strategis untuk menjaga kualitas layanan, kenyamanan penumpang, serta standar keselamatan kapal sesuai regulasi pemerintah.
“Kenaikan tarif sebenarnya tidak memberikan dampak signifikan bagi masyarakat secara langsung, namun sangat penting untuk menjaga keberlangsungan industri penyeberangan dan transportasi laut nasional,” jelasnya.
Ia juga menyoroti pertumbuhan ekonomi nasional yang berada di kisaran 5,6 persen sebagai peluang besar bagi industri pelayaran untuk memperkuat armada, meningkatkan kapasitas, serta memperluas kualitas pelayanan.
KNKT Dorong Industri Pelayaran Tiru Sistem Pengelolaan DLU
Pada kesempatan yang sama, Ketua Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), Soerjanto Tjahjono, memberikan apresiasi terhadap sistem pengelolaan kapal PT Dharma Lautan Utama.
Ia menilai DLU telah menunjukkan standar tata kelola armada yang patut menjadi contoh bagi perusahaan pelayaran lainnya di Indonesia.
“Kami berharap perusahaan pelayaran lain dapat mengadopsi pola pengelolaan kapal yang baik seperti yang diterapkan PT Dharma Lautan Utama demi meningkatkan keselamatan penumpang,” ujarnya.
Soerjanto juga mengungkapkan bahwa KNKT mendapat dukungan dari DLU dalam penguatan sistem keselamatan kapal, termasuk penerapan regulated agent.
Sistem tersebut selama ini lebih lazim digunakan pada industri penerbangan, namun kini mulai diupayakan masuk ke sektor pelayaran sebagai langkah mitigasi terhadap risiko kebakaran kapal yang masih kerap terjadi.
Direktur Utama PT Dharma Lautan Utama, Erwin H. Poedjono, menyampaikan bahwa perjalanan lima dekade perusahaan tidak terlepas dari inovasi, kreativitas, serta ketekunan seluruh insan DLU.
Menurutnya, usia 50 tahun menjadi titik penting bagi perusahaan untuk semakin siap menghadapi tantangan industri transportasi yang terus berubah.
“Perjalanan panjang ini dapat dilalui karena adanya semangat inovasi dan konsistensi seluruh tim dalam memberikan pelayanan terbaik,” kata Erwin.
Ia menegaskan bahwa filosofi pelayanan perusahaan tetap berpegang pada pesan pendiri DLU, yakni menempatkan pelanggan sebagai prioritas utama.
“Pendiri kami selalu menanamkan nilai bahwa pelanggan adalah tamu terhormat. Prinsip inilah yang terus kami pegang dan jadikan budaya perusahaan hingga hari ini,” tuturnya.
Dihadiri Regulator dan Mitra Strategis
Perayaan HUT ke-50 PT Dharma Lautan Utama turut dihadiri berbagai pemangku kepentingan sektor transportasi nasional.
Hadir dalam acara tersebut perwakilan Kementerian Perhubungan, anggota Komisi VII DPR RI, KNKT, regulator pelabuhan, hingga pelanggan setia yang selama ini menjadi bagian penting dalam perjalanan DLU.
Perayaan ini sekaligus menjadi simbol optimisme perusahaan untuk terus tumbuh sebagai salah satu operator transportasi laut nasional yang adaptif, inovatif, dan berkomitmen menghadirkan pelayaran yang aman bagi masyarakat Indonesia (sul).

