Pojokkiri.com

Tembok Dijebol, Toko Elektronik di Mantup Lamongan Dibobol Maling, Uang Rp 173,5 Juta di Brankas Amblas

 

Ilustrasi pembobol brangkas uang Rp 173,5 juta amblas.(ist)

Lamongan, Pojokkiri.com-Aksi pencurian dengan pemberatan (curat) menyasar Toko Adil Elektronik di Dusun Sumberdadi, Desa Sumberdadi, Kecamatan Mantup, Kabupaten Lamongan pada Senin (20/7/2026) dini hari. Pelaku sukses menguras isi brankas toko dan membawa kabur uang tunai total mencapai Rp 173,5 juta.

Aksi pembobolan ini pertama kali diketahui oleh warga sekitar berinsial SW pada Senin pagi sekira pukul 05.00 WIB. Saat hendak ke toilet umum di sebelah utara lokasi, ia dikejutkan dengan kondisi tembok belakang toko milik korban, LA yang sudah berlubang besar.

Melihat hal janggal tersebut, SW langsung melapor kepada suaminya, SMT, yang kemudian diteruskan kepada pemilik toko. Saat pemilik toko datang dan membuka pintu depan, didapati kondisi dalam toko sudah acak-acakan dengan brankas utama dalam posisi rebah dan rusak.

Berdasarkan hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) kepolisian pelaku diduga telah merencanakan aksinya dengan sangat matang. Pelaku masuk ke area toko dengan memanjat menggunakan tangga besi milik tetangga yang diambil dari kandang ayam. Pelaku kemudian melubangi tembok belakang toko setinggi 1,7 meter dengan diameter lubang mencapai 80×60 cm.

Uniknya, agar aksi pembobolan brankas besi tidak menimbulkan suara gaduh yang memicu kecurigaan warga, pelaku sempat mengambil bantal dari sofa toko. Bantal tersebut digunakan sebagai pengganjal saat pelaku merobohkan brankas baja berukuran besar tersebut.

Meski pintu brankas gagal terbuka sempurna karena kuatnya sistem penguncian, pelaku tidak kehabisan akal. Pelaku menggunakan alat pemijat punggung dari besi melengkung yang ujung kayunya telah dilepas dan diruncingkan. Alat modifikasi tersebut dimasukkan ke celah sempit pintu brankas untuk menjepit dan menarik tumpukan uang tunai di dalamnya.

Tidak hanya menguras brankas utama, pelaku juga menyasar satu brankas kecil milik Takmir Masjid Desa Simongaggrok yang dititipkan di toko tersebut. Brankas kecil itu diseret ke dekat lubang tembok belakang dan dikuras habis isinya. Akibat insiden ini, total kerugian materiil yang dialami korban mencapai Rp 173.511.000.

Hingga berita ini ditulis pada Rabu (22/7/2026), upaya konfirmasi kepada Kapolsek Mantup AKP Kharis Ubaidillah, S.Sos. MH melalui sambungan telepon seluler belum membuahkan hasil karena nomor ponselnya dalam keadaan tidak aktif.(lut)

Editor: Zainul Lutfi