Pojokkiri.com

NH Gresik Bersama PLN Nusantara Power Resmikan Sumur Bor untuk 70 Santri Penghafal Al-Qur’an

Gresik, pojokkiri.com

Kolaborasi kebaikan kembali menghadirkan manfaat nyata bagi dunia pendidikan Islam. Lembaga Amil Zakat Nasional (Laznas) Nurul Hayat (NH) Gresik bersama Lazis PT PLN Nusantara Power meresmikan fasilitas sumur bor di Pondok Pesantren Ahlul Qur’an, Desa Pantenan, Kecamatan Panceng, Kabupaten Gresik, Selasa (27/10/2026).

Fasilitas sumber air bersih ini menjadi bentuk kepedulian terhadap kebutuhan dasar pesantren, sekaligus upaya mendukung kenyamanan para santri dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

Pondok Pesantren Ahlul Qur’an saat ini menjadi tempat tinggal dan menimba ilmu bagi 70 santri putra dan putri yang mukim serta menghafal Al-Qur’an. Bagi mereka, ketersediaan air bersih merupakan kebutuhan penting untuk menunjang berbagai aktivitas, mulai dari berwudu, mandi, menjaga kebersihan lingkungan, hingga menjalankan kegiatan kepesantrenan.

Peresmian sumur bor tersebut dihadiri oleh jajaran pengurus Lazis PT PLN Nusantara Power, tim Nurul Hayat Gresik, pengasuh Pondok Pesantren Ahlul Qur’an, serta para santri.

Kepala Cabang Nurul Hayat Gresik, Sholikhul Amin, menyampaikan bahwa keberadaan sumber air bersih sangat dibutuhkan untuk mendukung kehidupan sehari-hari di lingkungan pesantren.

“Sumber air bersih bagi pondok pesantren sangat dibutuhkan. Mudah-mudahan wakaf sumur ini terus mengalir pahalanya sepanjang masa. Terima kasih kami sampaikan kepada Lazis PT PLN Nusantara Power yang terus mendukung program-program Nurul Hayat Gresik,” ungkap Sholikhul Amin.

Menurutnya, wakaf sumur bor bukan sekadar menghadirkan fasilitas air bersih, tetapi juga menjadi ikhtiar menghadirkan manfaat yang berkelanjutan. Air yang mengalir diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan para santri, sehingga mereka dapat menjalani aktivitas pesantren dengan lebih nyaman dan fokus dalam menghafal serta mempelajari Al-Qur’an.

Sinergi antara Nurul Hayat Gresik dan Lazis PT PLN Nusantara Power ini menjadi bukti bahwa kolaborasi kebaikan dapat menghadirkan solusi nyata bagi kebutuhan masyarakat, khususnya lembaga pendidikan Islam yang berperan dalam mencetak generasi Qur’ani.

Lebih dari sekadar sumur, wakaf ini adalah sumber kehidupan dan harapan. Selama airnya terus mengalir dan dimanfaatkan untuk kebaikan, selama itu pula manfaatnya akan dirasakan oleh para santri. Dari setiap tetes air yang digunakan untuk bersuci, beribadah, dan menjalani aktivitas menuntut ilmu, tersimpan harapan akan pahala yang terus mengalir bagi para pewakaf dan semua pihak yang terlibat dalam menghadirkan kebaikan ini.

Di Pondok Pesantren Ahlul Qur’an, air yang mengalir hari ini bukan hanya menjawab kebutuhan, tetapi juga menjadi pengingat bahwa kepedulian yang ditanam dengan tulus dapat tumbuh menjadi manfaat lintas generasi. (Dyo)