KEDIRI, pojokkiri.com— Menjaga keamanan Kota Kediri tak cukup hanya mengandalkan aparat kepolisian. Sinergi dengan perguruan pencak silat menjadi salah satu kunci mencegah gesekan dan menjaga kerukunan di tengah masyarakat.
Komitmen itu ditegaskan Kapolres Kediri Kota AKBP Kresna Wisnu Putranto saat bersilaturahmi ke Padepokan Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Kota Kediri Pusat Madiun di Kelurahan Pojok, Kecamatan Mojoroto, Rabu malam (21/10/2026).
Didampingi sejumlah pejabat utama Polres Kediri Kota, Wisnu disambut Ketua PSHT Cabang Kota Kediri Pusat Madiun, Agung Sediana, bersama jajaran pengurus cabang. Kunjungan tersebut sekaligus menjadi ajang perkenalan Kapolres baru sekaligus memperkuat komunikasi antara kepolisian dan organisasi perguruan silat.
Wisnu menegaskan, perguruan pencak silat memiliki peran strategis dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas). Karena itu, ia meminta keluarga besar PSHT menjaga persaudaraan dan mengingatkan anggotanya hingga tingkat ranting agar tidak terlibat gesekan dengan perguruan lain.
“Intinya mari bersama-sama menjaga Harkamtibmas atau menjaga Kota Kediri agar selalu aman, nyaman, dan kondusif. Saling mengingatkan anggotanya hingga tingkat ranting untuk menjaga kerukunan antarperguruan silat lainnya di Kota Kediri,” tegas Wisnu.
Menurut dia, komunikasi antarpihak menjadi langkah penting untuk mencegah persoalan berkembang menjadi konflik terbuka. Polres Kediri Kota, kata Wisnu, terus membangun komunikasi dengan berbagai perguruan silat dan mengedepankan musyawarah dalam menyelesaikan persoalan yang muncul.
Pendekatan tersebut diharapkan mampu meredam potensi gesekan sejak dini, sekaligus membangun kesadaran bahwa perbedaan organisasi bukan alasan untuk mengabaikan persaudaraan dan ketertiban umum.
Ketua PSHT Cabang Kota Kediri Pusat Madiun, Agung Sediana, menyambut baik kunjungan tersebut. Ia menyatakan kesiapan keluarga besar PSHT untuk bekerja sama dengan kepolisian dalam menjaga keamanan wilayah.
“Keluarga besar PSHT Cabang Kota Kediri siap membantu pihak kepolisian untuk menjaga Harkamtibmas di wilayah Kota Kediri agar tetap aman, damai, dan kondusif,” ujarnya.
Sinergi kepolisian dan perguruan silat diharapkan tidak berhenti pada silaturahmi, tetapi diwujudkan melalui komunikasi rutin, pembinaan anggota, dan penyelesaian persoalan secara damai. Sebab, kondusivitas Kota Kediri juga bergantung pada komitmen bersama untuk mencegah konflik sebelum terjadi. (wan)

