Petugas Kepolisian Lamongan bersenjata laras panjang, berjaga di pintu masuk Kantor Pemda Lamongan, selama proses pengeledahan yang dilakukan oleh petugas KPK, Kamis (14/9) sore. (Zainul Lutfi/Pojok Kiri.com)

Lamongan, Pojok Kiri.com-SEMENTARA itu, Kamis (14/9) siang, hingga berita ini ditulis sekitar pukul 15.45 WIB, giliran KPK melakukan penggeledahan di Ruang Kerja Bupati Lamongan di Lantai 3 Kantor Pemda Lamongan.
Nampak tiga orang polisi dari Kesatuan Samapta Polres Lamongan berjaga jaga di pintu masuk Kantor Pemda Lamongan sambil mencanglong senjata api laras panjang.
Salah satu ASN, Pemkab Lamongan Agus, angkat bicara terkait penggeledahan yang dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di kantor pemerintahan daerah (Pemda) Lamongan.
Menurut Agus, penggeledahan tersebut cukup menggangu kondisi psikis Apartur Sipil Negara (ASN). Sebab, kata dia, hal itu baru pertama kali terjadi di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemda) Lamongan.
“Masalah terganggu atau tidak jelas secara psikis mengganggu mental aparat yang ada, karena hal ini pertama kali terjadi di daerah kita tercinta,” kata Agus, saat dikonfirmasi melalui ponselnya, Kamis (14/9/2023) sore.
Agus mengungkapkan, meski menimbulkan beban psikis bagi para pegawai, namun dia menegaskan bahwa kegiatan KPK ini adalah upaya menegakkan hukum.
‘”Sehingga semua pihak harus mendukung dan menghormati, “ujar dia.(lut)

