Pojokkiri.com

Abaikan Kode Etik dan Sebar Isu Liar, Media Online Tuding Pemdes Bajrasokah Menyimpang Tanpa Konfirmasi

Pojokkiri.com, – SAMPANG – Praktik jurnalisme sepihak kembali memicu kegaduhan. Kali ini, Pemerintah Desa (Pemdes) bersama warga Dusun Baraala, Desa Bajrasokah, Kecamatan Kedundung, Kabupaten Sampang, terpaksa angkat bicara akibat dituding melakukan penyimpangan dalam proyek pemasangan trafo dan tiang listrik di wilayah mereka oleh salah satu media online.

Media online dimaksud yang dikirim Hermansyah, SH Selaku Sekdes Perwakilan Pemdes Bajrasokah Kecamatan Kedundung, Kepada Segenap Awak Media, termasuk Ke Pojokokiri.com.

Dalam konferensi klarifikasi yang digelar pada Jumat siang (5/6/2026), Pemdes Bajrasokah secara tegas mengecam narasi liar tersebut. Proyek yang dituduhkan menyimpang itu nyatanya murni hasil swadaya masyarakat yang sah, transparan, dan bebas dari pelanggaran hukum.

Sekretaris Desa Bajrasokah, Hermansyah, SH., mengkritik keras produk jurnalistik media online tersebut yang dinilai tidak profesional, tendensius, dan mengabaikan asas konfirmasi tatap muka, baik kepada dirinya selaku aparat desa maupun koordinator masyarakat setempat. Menurutnya, pemberitaan asal-asalan itu telah memenuhi unsur pencemaran nama baik institusi Pemdes.

“Kami sangat menghormati kebebasan pers sebagai kontrol sosial. Namun, jurnalisme bukan berarti bebas menuduh tanpa dasar. Mengabaikan konfirmasi tatap muka, yang diketahui belum saling mengenal dan prinsip keberimbangan adalah pelanggaran nyata terhadap Kode Etik Jurnalistik (KEJ) yang merugikan publik dan nama baik kami,” tegas Hermansyah kepada Pojokkiri.com.

Hermansyah membeberkan fakta kronologis demi mematahkan opini negatif yang digiring media tersebut. Pengadaan infrastruktur listrik ini murni lahir dari jeritan warga yang mendambakan penerangan jalan demi kenyamanan dan mencegah segenap alat elektronik sering rusak, serta mengantisipasi kerawanan malam hari. Saya sebagai Sekretaris desa, hanya memfasilitasi jalur birokrasi dan administrasi resmi.

Dijelaskan Hermansyah, Warga menggelar Musyawarah Desa (Musdes) dan sepakat patungan demi fasilitas bersama pada minggu (07/12/2025). Selanjutnya Pemasangan trafo dan tiang listrik resmi rampung dikerjakan, dengan waktu singkat karena peran Hermansyah, pada Rabu, (29/04/2026)

Senada dengan Sekdes, Kiai Muqoddam selaku tokoh masyarakat sekaligus koordinator lapangan, menyayangkan fitnah pungutan liar (pungli) yang diembuskan. Ia meluruskan bahwa iuran warga sebesar Rp300.000 adalah hasil kesepakatan mufakat, bukan paksaan sepihak seperti yang digiring oleh media online tersebut.

“Benar ada sumbangan Rp300.000, tapi itu hasil kesepakatan bersama di forum Musdes. Tidak ada paksaan sama sekali! Sangat disayangkan jika niat baik warga bergotong-royong justru dipelintir menjadi narasi negatif,” cetus Kiai Muqoddam.

Kiai Muqoddam selaku tokoh masyarakat sekaligus koordinator lapangan, meluruskan isu miring mengenai adanya pungutan liar. Ia membenarkan adanya iuran warga, namun hal tersebut merupakan keputusan bersama.

Kritik terhadap media online tersebut makin telak jika melihat fakta kemanfaatan di lapangan. Tokoh agama setempat, KH. Nurul Yakin, mengungkapkan bahwa proyek swadaya yang dituding bermasalah itu justru menjadi penyelamat krisis listrik yang menjerat warga Dusun Baraala selama seperempat abad.

“Selama hampir 25 tahun, kami hidup dengan jaringan listrik yang menumpang dari Desa Keramat (desa tetangga). Akibatnya voltase tidak stabil dan sering merusak alat elektronik warga. Sekarang, berkat trafo baru dan 60 tiang ini, listrik kami stabil. Mengapa perjuangan warga ini justru diberitakan miring?” gugat KH. Nurul Yakin.

Berdasarkan data yang dihimpun, pemasangan jaringan listrik di Dusun Baraala, adalah satu dari empat dusun di Desa Bajrasokah selain Sentran Timur, Sentran Barat, dan Duarah, merupakan bagian dari Program Listrik Desa (Lisdes) PLN. Program ini adalah inisiatif strategis pemerintah untuk memperluas elektrifikasi di wilayah pelosok dan target rasio 100% pada tahun 2029.

Sekdes Bajrasokah, Hermansyah, SH Saat Menunjukkan Travo Listrik Baru Kebanggaan Warga Dusun Baraala Yang Baru Selesai dipasang pada 29 April 2026 Silam.

Melalui klarifikasi terbuka ini, Pemdes Bajrasokah mengimbau masyarakat luas agar lebih cerdas memilah informasi dan tidak mudah terprovokasi oleh produk jurnalisme “asalkan tayang” yang belum terverifikasi secara utuh. Pemdes menegaskan komitmennya untuk tidak surut bergotong-royong membangun desa demi kepentingan masyarakat banyak, meskipun diterpa isu miring, Pungkas Hermansyah.(Man/F-R)