
Lamongan, Pojok Kiri.com- Hampir di setiap titik dalam kota Lamongan ramai dipenuhi dengan baliho bertuliskan “Lamongan Harus Ganti Bupati” dan baliho bertuliskan “Bupatine Tetep Yes”.
Dua baliho ini selalu ”bergandengan mesra” terpasang di jalan-jalan di kota soto tersebut.
Seperti pantauan Pojok Kiri di perempatan Kantor Pegadaian Lamongan. Atau persisnya, timur Kantor DPRD Lamongan.
Baliho Paslon nomor urut 2 Yes-Dirham yang terpampang gagah di jalan tersebut, dibawahnya terpasang baliho kecil bertuliskan “Lamongan Harus Ganti Bupati”.
Tak berselang lama, muncul baliho tandingan “Bupatine Tetep Yes Dan Lanjutkan” terpasang juga dilokasi tersebut.
Menurut M.Huda (39) warga Desa Jotosanur, Kecamatan Tikung, alat peraga berupa banner, poster dan baliho calon bupati itu akhir-akhir ini kian marak terpasang di jalan strategis di tepi jalan raya. Ia mengaku tahu banyak calon bupati tersebut.
Ia menganggap pemasangan benner dan baliho calon bupati itu wajar menjelang pemilihan kepala daerah. Justru, kata dia banyaknya pilihan calon bupati akan menjadikan pemilihan pilbub bupati di Lamongan tambah menarik.
Sementara itu menurut Teguh Raharjo (40) warga Demangan, Kecamatan/Kabupaten Lamongan, banyaknya calon bupati yang akan maju dalam Pibub Lamongan 27 November mendatang, menunjukkan kalau banyak calon pemimpin yang ingin memimpin Lamongan.
Ia berharap, siapapun calon bupati nanti yang terpilih akan membawa kemajuan bagi Lamongan selama lima tahun kedepannya.
“Sambut baik pasti, silahkan berdemokrasi dan berkompetisi, tinggal nanti masyarakat yang menentukannya,” tandasnya.
Komisi Penyelenggara Pemilu (KPU) Lamongan menetapkan dua pasangan calon (Paslon) cabup dan cawabup untuk Pilkada Lamongan 2024.
Pilkada Lamongan resmi diikuti dua paslon diantaranya Yuhronur Efendi dan Dirham Akbar Aksara (Yes-Dirham) petahana, sementara itu sang pesaing Abdul Ghofur dan Firosya Shalati.
Dari dokumen yang telah disahkan KPU, pasangan bakal calon Abdul Ghofur – Firosya Sholati diusung oleh tiga partai politik, yakni PKB, PSI dan Demokrat.
Sedangkan petahana Yuhronur yang berpasangan dengan Dirham diusung dan didukung 14 partai politik, yang terdiri dari 9 partai pengusung yakni Gerindra, Golkar, Umat, Perindo, PPP, Nasdem, PDIP, PAN, PKS dan lima partai non Parlemen adalah PKN, Gelora, Buruh, PBB, Hanura.(lut)

