Pojokkiri.com

Diduga Depresi, Pria Tuna Rungu Tewas Gantung Diri

Korban FR ditemukan tewas gantung diri di blandar rumah tinggalnya, di Dusun Tambak Jurit, Desa Jatirejo, Kecamatan Tikung, Kabupaten Lamongan.(Foto:Istimewa/Pojok Kiri.com)

Lamongan, Pojok Kiri.com- Diduga depresi karena menganggur, seorang pria penyandang disabilitas (tuna rungu-red) di Lamongan nekat mengakhiri hidupnya. Korban ditemukan tewas gantung diri di blandar rumah tinggalnya.

Informasi yang dihimpun, pria berusia 22 tahun itu adalah FR, warga Dusun Tambak Jurit, Desa Jatirejo, Kecamatan Tikung, Kabupaten Lamongan.

Korban yang sehari-hari tinggal bersama orang tuanya. Saat kejadian orang tua korban tidak ada dirumah

“Peristiwanya sendiri diketahui terjadi pada Jumat pagi, sekitar pukul 06.00 WIB,” kata Kasi Humas Polres Lamongan Ipda Anton Krisbiantoro, Jumat (4/8/2023).

Lanjut Anton Krisbiantoro, korban kali pertama ditemukan saksi Runtik (52) yang pada saat itu hendak membagikan makanan nasi bungkus dalam giat Jumat Berkah.

Selanjutnya Runtik memberitahukan kepada suaminya dan warga sekitarnya. Kemudian menghubungi kepala dusun dan bersama warga mendatangi tempat kejadian orang meninggal dunia karena gantung diri.

“Diketahui kalau korban sudah meninggal dunia, yang kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Kades Jatirejo dan diteruskan ke Polsek Tikung,” ungkapnya.

Pada saat ditemukan, korban diketahui mengenakan kaos lengan pendek berwarna abu-abu dan celana kolor training warna biru

Pada tubuh korban, lanjut Anton, tidak ditemukan luka lain selain luka memar bekas jeratan tali yang melingkar di leher korban.

Keluarga, imbuh Anton, juga tidak menuntut kepada siapapun sehubungan dengan kejadian ini dan tidak bersedia untuk dilakukan autopsi pada tubuh korban dengan membuat surat pernyataan. “Korban saat ini sudah dimakamkan di pemakaman desa setempat,” pungkasnya.(lut)