
Malang Pojokkiri.com – Di tengah tantangan kebangsaan yang semakin kompleks, peran organisasi berbasis kekerabatan dinilai memiliki posisi strategis dalam menjaga harmoni sosial sekaligus menggerakkan ekonomi masyarakat. Hal inilah yang mendorong Anggota DPD RI Provinsi Jawa Timur, Dr. Hj. Lia Istifhama, memberikan apresiasi tinggi kepada keluarga besar MADAS Sedarah (Madura Asli Sedarah).
Apresiasi tersebut disampaikan saat menghadiri Deklarasi dan Pelantikan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) MADAS Kabupaten Malang di Pendopo Kabupaten Malang. Hadir dalam kegiatan, Bupati Kabupaten Malang Drs. H. M. Sanusi, .M.M, Ketua Umum DPP Madas M Taufiq, S.I.Kom., S.H,. M.H, Ketua DPD Madas Jawa Timur Bapak Nur Hidayat, S.H, Ketua DPC Madas Kabupaten Malang. Bapak Moh Shofwan, S.Ap, Jajaran Forkopimda Kabupaten Malang dan lain sebagainya.
Dalam sambutannya, Lia Istifhama yang akrab disapa Ning Lia menilai MADAS Sedarah tidak sekadar menjadi wadah silaturahmi masyarakat Madura, tetapi telah berkembang sebagai kekuatan sosial yang berkontribusi nyata terhadap pembangunan bangsa.
“Saya bersyukur bisa bertemu langsung dengan panjenengan semua. Ketika kita berbicara tentang masa depan bangsa, kita tidak bisa melepaskan dari kekuatan ekonomi rakyat. Dan di situ, masyarakat Madura memiliki peran yang sangat besar,” ujarnya.
Menurutnya, etos kerja tinggi, kemandirian, serta jiwa kewirausahaan yang kuat menjadi karakter khas masyarakat Madura yang telah terbukti mampu menopang berbagai sektor ekonomi, baik di daerah maupun secara nasional.
“Diakui atau tidak, salah satu kekuatan ekonomi Indonesia lahir dari semangat dan kerja keras masyarakat Madura. Ini adalah modal sosial yang luar biasa,” tegasnya.
Lebih jauh, Ning Lia menekankan pentingnya menjaga nilai dasar organisasi seperti persaudaraan, solidaritas, dan semangat kebangsaan. Ia menilai, organisasi akan memiliki makna lebih apabila tidak hanya menjadi simbol, tetapi mampu menghadirkan dampak nyata di tengah masyarakat.
“Organisasi seperti MADAS harus menjadi ruang yang tidak hanya mempererat silaturahmi, tetapi juga melahirkan manfaat. Dari sinilah kontribusi terhadap bangsa itu tumbuh,” katanya.
Keponakan Gubernur Jawa Timur Khofifah itu juga mengingatkan bahwa kekuatan organisasi tidak hanya ditentukan oleh kepengurusan saat ini, tetapi oleh keberhasilan dalam melakukan regenerasi. Menurutnya, keberlanjutan nilai dan semangat perjuangan harus ditanamkan kepada generasi muda.
“Yang paling penting bukan hanya siapa yang dilantik hari ini, tetapi bagaimana organisasi ini mampu mengajak generasi berikutnya untuk terus menjaga dan membesarkannya,” tuturnya.
Dalam momentum tersebut, Lia berharap kepengurusan baru MADAS Kabupaten Malang mampu menghadirkan program-program yang berdampak luas, mulai dari pemberdayaan ekonomi, kegiatan sosial, hingga pelestarian budaya.
Menutup sambutannya, putri KH Masykur Hasyim itu menegaskan identitas MADAS Sedarah harus tercermin dalam karya dan kontribusi nyata bagi Indonesia.
“Pasca pelantikan ini, yang utama bukan sekadar eksistensi organisasi, tetapi bagaimana nilai dan semangat masyarakat Madura mampu memberi warna positif bagi bangsa,” tegasnya.
Ia pun mengajak seluruh elemen MADAS Sedarah untuk terus menjaga kekompakan, memperkuat solidaritas, serta mengambil peran sebagai mitra strategis dalam membangun Indonesia yang lebih maju, harmonis, dan sejahtera.
Ketua Umum DPP Madas M Taufiq, S.I.Kom., S.H,. M.H berharap dengan adanya pelantikan semakin solid dan memperkuat persaudaraan yang kuat. “Kami berharap MADAS Sedarah akan terus tumbuh sebagai kekuatan sosial yang tidak hanya mempersatukan, tetapi membangun persaudaraan dan memperkuat bangsa Indonesia,” katanya. (sul)

