Pojokkiri.com

IKASI Reborn Targetkan 2 Emas di SEA Games Thailand, Gandeng Pelatih Rusia

IKASI Reborn Targetkan 2 Emas di SEA Games Thailand

Surabaya Pojokkiri.comKejuaraan Anggar Antar Klub Tingkat Nasional se-Jawa Bali 2025 sukses ditutup dengan pesan ambisius dari Sekjen PB IKASI, Firtian Judiswandarta.

Acara ini tidak hanya mempertemukan klub-klub dari berbagai wilayah, termasuk Jakarta dan Yogyakarta, tetapi juga menjadi awal dari perjalanan besar olahraga anggar Indonesia menuju pentas internasional.

Dalam sambutannya, Firtian menyoroti potensi besar Jawa Timur yang telah menyumbangkan delapan atlet berbakat.

“Jawa Timur ini punya delapan atlet yang kualitasnya sudah diakui di tingkat nasional. Namun, untuk bersaing di level Asia Tenggara dan Asia, mereka harus meningkatkan fisik dan mental,” tuturnya pada, pada Senin (27/01/2025) malam.

Firtian juga menekankan bahwa olahraga anggar tidak hanya mengandalkan fisik, tetapi juga membutuhkan IQ dan AQ yang tinggi.

“Anggar itu olahraga kompleks. Atlet harus cerdas membaca gerakan lawan, cepat mengambil keputusan, dan memiliki strategi bertarung yang matang,” tambahnya.

Pelatnas Dimulai 1 Februari 2025

Program pelatihan nasional (Pelatnas) IKASI akan dimulai pada 1 Februari 2025 dengan 50 atlet terpilih. Para atlet ini akan disaring hingga menjadi 35 orang terbaik yang kemudian digembleng secara intensif hingga Juni.

Program pelatihan tersebut mencakup latihan fisik, strategi, dan uji coba pertandingan (friendly match) dengan atlet-atlet Rusia di Bali.

Pada 1-12 Juni 2025, atlet Indonesia akan menghadapi lawan dari universitas di Rusia dalam pertandingan persahabatan.

“Kami ingin memberikan pengalaman bertanding internasional yang intens kepada atlet. Rusia dipilih karena metode pelatihannya sangat efektif dan terbukti melahirkan juara dunia,” jelas Firtian.

Setelah itu, program berlanjut dengan “Senior Assisting” pada 14-19 Juni, di mana juara dunia anggar dari berbagai negara akan hadir. Ini sekaligus menjadi bagian dari persiapan menuju SEA Games Thailand pada 9-21 Desember 2025.

Dukungan dari Rusia: Pelatih hingga Beasiswa Atlet

IKASI mengambil langkah strategis dengan menggandeng pelatih asal Rusia. Menariknya, atlet yang menunjukkan puncak prestasi juga berkesempatan mendapatkan beasiswa kuliah di Rusia.

“Kami ingin memanfaatkan hubungan baik dengan presiden anggar dunia yang juga berasal dari Rusia. Atlet-atlet terbaik Indonesia bisa mendapatkan pelatihan dan pendidikan berkualitas di sana,” kata Firtian.

Selain itu, program ini juga menjadi bagian dari persiapan Indonesia untuk Olimpiade 2028 di Los Angeles. IKASI menargetkan satu kuota atlet untuk masuk dalam ajang olahraga terbesar dunia tersebut.

Target: 2 Emas di SEA Games dan Kuota Olimpiade

Harapan besar dititipkan pada program ambisius ini. Firtian menargetkan dua medali emas di SEA Games Thailand 2025 dan satu kuota untuk Olimpiade 2028.

“Kami yakin, dengan kerja keras, persiapan matang, dan tata kelola organisasi yang baik, Indonesia bisa mencetak sejarah di level internasional,” tutupnya penuh optimisme.

Dengan strategi ini, IKASI berharap olahraga anggar Indonesia dapat terus melangkah maju, mencetak prestasi di pentas dunia, dan membawa nama harum bangsa (Sam)