
Lamongan, Pojok Kiri.com-Insiden pelemparan batu terhadap bus tim Persela Lamongan kembali menjadi sorotan publik. Peristiwa tersebut sebelumnya ditayangkan oleh Pojok Kiri.com dan dibagikan ulang di grup media sosial Lamongan Garis Lurus (LGL) dan Pojok Lamongan pada Senin (19/1/2025) pagi.
Pelemparan batu terjadi saat bus Persela Lamongan dalam perjalanan pulang usai melakoni pertandingan melawan PSS Sleman yang berakhir dengan skor imbang 1-1. Insiden itu terjadi di pintu masuk tol sekitar pukul 22.00 WIB.
Hingga berita ini ditulis, pihak kepolisian belum berhasil mengamankan pelaku pelemparan. Peristiwa tersebut pun memicu beragam tanggapan dari warganet, khususnya anggota grup Facebook Lamongan Garis Lurus (LGL) dan Pojok Lamongan (PL).
Sejumlah warganet menilai insiden serupa seharusnya tidak terus berulang dan meminta adanya langkah pencegahan yang lebih serius. Salah satu usulan yang mengemuka adalah pemasangan dashcam atau CCTV di bus tim Persela.
Heru Purnama HP, salah satu warganet LGL, menyampaikan pendapatnya terkait kejadian tersebut. Ia menilai pemasangan kamera pengawas bisa menjadi solusi agar pelaku dapat dengan mudah diidentifikasi.
“Di bus Persela bisa dipasang dashcam atau CCTV, biar kayak pelempar bus Trans Jatim yang langsung ketangkap,” ungkap Heru Purnama HP, Senin (19/1/2025) pagi.
Warganet berharap pihak terkait, baik manajemen tim maupun aparat keamanan, dapat segera mengambil langkah konkret guna meningkatkan keamanan perjalanan tim Persela Lamongan, sehingga kejadian serupa tidak kembali terulang di masa mendatang.(lut)
Editor: ZAINUL LUTFI
Sumber:WWW.POJOK KIRI.COM DAN KORAN HARIAN PAGI POJOK KIRI

