
Gresik, pojokkiri.com
Sebagai bentuk komitmen dalam memastikan kualitas asupan gizi bagi generasi, Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Gresik, Khomsatun dan Sudadi, melaksanakan kegiatan Monitoring dan Pengawasan Penguatan Usaha Kesehatan Sekolah/Madrasah (UKS/M). Kegiatan ini difokuskan untuk mendukung keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Kabupaten Gresik tahun 2026.
Acara yang berlangsung di Aula Lantai II Kecamatan Balongpanggang pada Rabu (13/5/2026) ini dihadiri oleh pemangku kepentingan setempat, mulai dari Plt. Camat Balongpanggang Nursalim, Kasi Kesra Kholil, hingga jajaran Kepala Satuan Pendidikan Penyelenggara Gizi (SPPG) dan Kepala Sekolah Dasar se-Kecamatan Balongpanggang.
Dalam arahannya, Khomsatun menegaskan bahwa DPRD Gresik memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan MBG. Ia menekankan bahwa program yang menjadi prioritas Presiden Prabowo Subianto ini harus dijalankan dengan standar keamanan pangan yang ketat.
”Kami memberikan dukungan total agar pelaksanaan MBG ini memenuhi standar gizi, higienitas, dan keamanan pangan. Setiap makanan yang disajikan kepada penerima manfaat harus dipastikan kualitasnya,” tegas Khomsatun.
Disamping itu, beliau juga memaparkan perkembangan signifikan di wilayah Balongpanggang, di mana saat ini telah tersedia delapan titik MBG, dengan lima di antaranya sudah beroperasi secara penuh untuk melayani kebutuhan gizi siswa, balita, hingga ibu hamil.
Senada dengan Khomsatun, Sudadi menjelaskan bahwa kehadiran legislatif ini bertujuan untuk melakukan pengawasan langsung terhadap realisasi program di sekolah-sekolah. Baginya, data dari lapangan adalah kunci kebijakan yang tepat sasaran.
”Kegiatan monitoring ini dilakukan untuk memotret kondisi riil di sekolah. Jika ada kendala atau aspirasi yang berkembang di masyarakat terkait program ini, akan segera kami bawa dan bahas dalam rapat Komisi IV untuk dicarikan solusinya,” ujar Sudadi.
Plt. Camat Balongpanggang, Nursalim, menyambut baik pengawasan yang dilakukan oleh jajaran legislatif. Ia menyatakan bahwa pihak kecamatan terus berkoordinasi dengan SPPG untuk menjaga mutu layanan.
”Kami terus mewanti-wanti pihak penyelenggara gizi (SPPG) agar selalu menjaga kualitas, terutama aspek kebersihan dan kesehatan. Kami berkomitmen melaksanakan instruksi kabupaten agar program MBG ini berjalan sukses di Balongpanggang,” ungkap Nursalim.
Melalui sinergi antara pengawasan ketat dari DPRD dan komitmen pelaksana di lapangan, diharapkan program Makan Bergizi Gratis 2026 di Kabupaten Gresik dapat menekan angka stunting serta meningkatkan kualitas SDM sejak dini. Tambahnya. (Dyo)

