Pojokkiri.com

Kecamatan Mojoagung Bersama Puskesmas Gambiran launching Posyandu ILP.

Jombang, Pojokkiri.com –
Setelah dilaunching oleh Bapak Camat Mojoagung Muchtar beberapa waktu lalu. Posyandu joho 2 yang berada di bawah layanan Puskesmas Gambiran Mojoagung kembali melaksanakan kegiatan pos pelayanan terpadu integrasi layanan primer (posyandu ILP).

Kegiatan tersebut mendapat perhatian kepala Puskesmas Gambiran Imam Purwanto yang meninjau langsung di lokasi

Imam Purwanto menjelaskan posyandu ILP merupakan kegiatan pelayanan kesehatan yang bertujuan untuk menguatkan pelayanan kesehatan di wilayah masyarakat di kelurahan Johowinong, proses perjalanan posyandu ILP ada beberapa tantangan bagi kader kesehatan.

“ada beberapa kompetensi yang harus dimiliki termasuk juga tata kelola administrasi posyandu”, kata Imam Purwanto

Imam Purwanto menceritakan setelah launching posyandu ILP yang semula dilaksanakan terpisah antara posyandu balita, posyandu remaja dan posyandu lansia, sekarang menjadi satu yang terjangkau siklus hidup mulai dari ibu hamil, bayi/balita, remaja, usia produktif dan lansia.

“posyandu ILP merupakan kegiatan pelaksanaan kesehatan yang bertujuan untuk menguatkan pelayanan kesehatan di wilayah kecamatan Mojoagung khususnya di desa-desa harapannya posyandu ilp ini dapat terintegrasi dengan baik dan berjalan lancar ke depannya” ujar Imam Purwanto.

Sedangkan pelayanan kesehatan yang diterapkan dalam posyandu ILP tersebut diantaranya yaitu pelayanan skrining penyakit tidak menular, seperti pemeriksaan tekanan darah, pemeriksaan lingkar perut, cek gula darah sampai dengan penyuluhan kesehatan.

Antusias masyarakat sangat baik karena dengan pelayanan yang terintegrasi ini masyarakat bisa langsung melakukan cek kesehatannya di samping mengantar anaknya ke posyandu. Dengan diresmikannya posyandu ILP akan menjadi percontohan bagi posyandu wilayah lain dibawah puskesmas Gambiran Mojoagung.

Sementara menurut Kadinkes Jombang Hexawan Tjahja Widada, bahwasannya pelaksanaan posyandu sebulan sekali, sekarang posyandu lebih pro aktif memberikan pelayanan serta pengawasan kesehatan tiap bulan sekali. Karenanya, pencegahan dan penanganan stunting harus sampai ke akar. Mulai kebutuhan gizi anak stunting, kesehatan ibu hamil (bumil) hingga persalinan sampai edukasi untuk calon pengantin (catin).

“Tidak hanya mencukupi kebutuhan gizi. Kami terus edukasi orang tua, ibu hamil dan calon pengantin untuk memahami bagaimana pola asuh yang benar. Dengan langkah ini, Insya’ Allah target zero stunting bisa dicapai,” ungkap Hexawan Tjahja Widada.

Lanjut Hexawan Tjahja Widada, Posyandu ILP untuk tahap pertama bakal ada di tiap puskesmas di Kabupaten Jombang. Tiap puskesmas setidaknya memiliki satu posyandu yang melakukan ILP.

Di tiap posyandu ILP untuk balita dilakukan pemeriksaan TB dan BB. Kelompok usia produktif dan lansia ada pemeriksaan tekanan darah, pemeriksaan laborat. Bedanya ini ada posyandu ILP penggabungan semua posyandu jadi satu layanan.

“Melalui posyandu ILP ini diharapkan bisa menurunkan hingga menihilkan angka stunting yang ada di Kabupaten Jombang,” pungkas Hexawan Tjahja Widada.(Adv/fer)

Berita Terkait

Loka Karya Mini Lintas Sektor Puskesmas Gambiran “Tanggap Bencana Kegawatdaruratan”