Pojokkiri.com

KMP Tunu Pratama Jaya Tenggelam, Bukti Lemahnya Pendataan Penumpang Tata Kelola Kepelabuhan

Surabaya, Pojokkiri.com-

Peristiwa tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya di Selat Bali, pada Rabu malam, (02/07/2025) beberapa waktu lalu, bisa jadi menjadi tonggak perbaikan menyeluruh dalam manajemen kepelabuhanan dan pelayaran.

“Apalagi terungkap bahwa secara administratif terdapat kelemahan mendasar dimana jumlah penumpang dan manifes yang ada tidak menunjukkan validasi yang akurat, antara jumlah penumpang dan manifesnya tidak sinkron,” ujar anggota DPRD Jawa Timur Rasiyo saat membacakan pandangan fraksi Demokrat dalam sidang Paripurna di DPRD Jawa Timur, Senin (07/7/2025).

Pria asal Madiun ini mengatakan, tata kelola kepelabuhanan demikian itu membuktikan masih sangat lemahnya pendataan penumpang, “hal ini jelas membutuhkan perbaikan mendasar agar peristiwa ini tidak terulang lagi di kemudian hari,” terang mantan kadindik Jawa Timur ini.

Menurutnya, keselamatan penumpang adalah yang pertama dan utama dalam setiap pelayanan publik jasa angkutan umum, baik armada di laut, darat maupun udara, “hal ini harus diperhatikan pemerintah,” tandasnya.

KMP Tunu Pratama Jaya yang tenggelam di Selat Bali dibuat di Galangan Kalimas, Balikpapan, Kalimantan Timur. Kapal itu dibuat pada 2010. Namun, struktur fisik kapalnya diduga berusia 25 tahun. KMP Tunu Pratama Jaya punya panjang 65,15 meter dan lebar 12,20 meter.

Puluhan orang belum diketahui keberadaannya setelah KMP Tunu Pratama Jaya tenggelam di perairan Selat Bali, pada Rabu malam (02/07/2025). Data manifes awal KMP Tunu Pratama Jaya menyebut ada 53 penumpang, 12 kru kapal, dan 22 kendaraan yang diangkut. Namun, pencarian para korban diwarnai kesimpangsiuran data dan identitas korban.

Buruknya pencatatan penumpang atau manifes penumpang adalah lagu lama yang terus diputar. (wan)

Berita Terkait

Laboratorium Khusus di Madura Segera Berdiri, Harisandi: Dampak KLB Campak

Marsinah Layak Jadi Pahlawan Nasional

Rakyat Banyak Kesulitan, Tidak Tepat Naikkan PPN Jadi 12 Persen