Pojokkiri.com

Laboratorium Khusus di Madura Segera Berdiri, Harisandi: Dampak KLB Campak

Surabaya, Pojokkiri.com –

Pemerintah akan membangun laboratorium khusus campak di Madura.

“Jika nantinya ada KLB lagi, pemeriksaannya sampelnya tak perlu ke Surabaya. Jadi cepat teratasi ditekan seminimalisir,” jelas anggota DPRD Jawa Timur Harisandi Savari saat dikonfirmasi, Selasa (2/9/2025).

Politisi PKS ini mengatakan, dengan adanya laboratorium khusus tersebut diharapkan bisa mempercepat pelayanan kesehatan di pulau tersebut.

“Begitu ada indikasi campak, bisa segera ditangani dan dilakukan imunisasi massal di wilayah terdampak,” ujarnya.

Ditambahkan ketua Kadin Pamekasan ini, dirinya menekankan bahwa campak sangat mudah menular sehingga perlu perhatian khusus dari pemerintah.

“Perlu menekankan pentingnya pelibatan masyarakat dalam deteksi dini. Surveilance seperti screening, kita temukan. Karena ini penyakit gampang dilihatnya, demam dan ada tanda-tanda ruam-ruaman seperti itu,” jelasnya.

Kondisi Luar Biasa (KLB) campak di Kabupaten Sumenep masih menjadi ancaman serius bagi warga. Jumlah anak meninggal meningkat dari 17 menjadi 20 jiwa akibat wabah campak ini.

Di lain waktu, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyampaikan wacana pendirian laboratorium diagnosis campak di Madura. Hal ini bertujuan agar kasus campak bisa lebih cepat terdeteksi tanpa harus mengirim sampel jauh ke Surabaya.

Menurutnya, keberadaan laboratorium lokal sangat penting agar pemeriksaan spesimen bisa lebih cepat. Supaya kalau benar-benar ada campak, satu saja penyakit, itu harus minimal satu kecamatan atau satu desa, anak-anaknya langsung diimunisasi,” ujarnya.(Wan)

Berita Terkait

Marsinah Layak Jadi Pahlawan Nasional

Pengenalan Alat Kontrasepsi ke Pelajar, Upaya Pemerintah Tekan Seks Bebas dan Pernikahan Dini

sukoto pojokkiri.com

UU HKPD Diberlakukan 2025, BUMD Wajib Punya Inovasi Gali Pendapatan

sukoto pojokkiri.com