
Surabaya Pojokkiri.com – Sebagai salah satu lumbung atlet berprestasi nasional. Dua atlet anggar terbaik Kota Pahlawan resmi terpilih memperkuat Tim Nasional Indonesia pada ajang SEA Games XXXIII Thailand 2025.
Keikutsertaan ini menjadi bukti nyata bahwa proses pembinaan atlet anggar di Surabaya terus berjalan konsisten dan membuahkan hasil yang membanggakan di tingkat internasional.
Kedua atlet tersebut, Fadillah dan Reni Anggraeni, akan membawa nama Surabaya sekaligus Indonesia dalam kompetisi anggar Asia Tenggara yang dikenal sarat gengsi dan persaingan ketat.
Kepercayaan ini bukan hanya capaian pribadi, tetapi juga hasil kerja panjang para pelatih, orang tua, dan organisasi olahraga yang setia mendampingi perjalanan mereka.
Ketua Ikatan Anggar Seluruh Indonesia atau IKASI Surabaya, Atres Hari SP, menyampaikan bahwa terpilihnya Fadillah dan Reni merupakan buah dari pembinaan berjenjang serta proses seleksi yang ketat dan objektif.
Ia menilai kedua atlet tersebut telah menunjukkan kesiapan menyeluruh, baik dari sisi teknik, kekuatan mental, maupun kondisi fisik, untuk bersaing di level internasional.
Atres berharap keberangkatan dua atlet ini menjadi momentum kebangkitan cabang olahraga anggar Surabaya. Ia juga menyampaikan harapan besar kepada Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Surabaya serta Ketua KONI Surabaya yang baru agar memberikan dukungan berkelanjutan kepada cabang olahraga anggar yang memiliki legalitas resmi dan berada di bawah federasi nasional.
Menurutnya, dukungan yang terstruktur dan konsisten akan menjadi fondasi penting bagi lahirnya lebih banyak atlet berprestasi. Dengan sinergi antara organisasi, pemerintah, dan pemangku kepentingan olahraga, peluang meraih medali emas di ajang internasional dinilai semakin terbuka.
Pelepasan kontingen atlet anggar Indonesia menuju SEA Games Thailand 2025 berlangsung dalam suasana penuh semangat. Para atlet dilepas langsung oleh Presiden Prabowo Subianto bersama atlet dari berbagai cabang olahraga lainnya. Momen tersebut menjadi dorongan moral yang sangat berarti bagi seluruh atlet yang akan membawa nama bangsa di kancah Asia Tenggara.
Dalam kesempatan itu, Presiden menyampaikan komitmen pemerintah untuk memberikan apresiasi nyata kepada atlet berprestasi. Atlet yang berhasil mempersembahkan medali emas dijanjikan bonus sebesar Rp1 miliar sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi, kerja keras, dan pengorbanan mereka selama menjalani latihan dan kompetisi.
Bagi atlet anggar Surabaya, apresiasi tersebut bukan semata tentang nilai materi, melainkan simbol kuat kehadiran negara dalam mendukung dan menghargai prestasi olahraga nasional.
Provinsi Jawa Timur mengirimkan empat atlet anggar untuk berlaga di SEA Games XXXIII Thailand 2025. Kontingen tersebut terdiri dari dua atlet asal Kota Malang dan dua atlet dari Surabaya, dengan pendampingan pelatih Suparlan yang dikenal berpengalaman dalam mencetak atlet anggar berprestasi.
Dengan komposisi atlet yang solid dan pembinaan yang terarah, Jawa Timur diharapkan mampu memberikan kontribusi signifikan bagi perolehan medali Indonesia. Harapan besar pun disematkan kepada Fadillah dan Reni agar mampu tampil maksimal, menjaga fokus, dan mengharumkan nama Surabaya di panggung olahraga Asia Tenggara.
Di balik kebanggaan ini, IKASI Surabaya juga menyampaikan rasa empati kepada atlet anggar lainnya yang belum memperoleh kesempatan mengikuti pemusatan latihan nasional menuju SEA Games 2025. Atres menegaskan bahwa Surabaya memiliki banyak atlet anggar berprestasi yang sejatinya berpotensi tampil di level internasional.
Ia berharap para orang tua atlet dapat memahami pentingnya bernaung di organisasi olahraga yang diakui pemerintah. Minimnya informasi, menurutnya, justru dapat merugikan masa depan atlet, karena menutup peluang berlaga di ajang internasional yang memiliki nilai prestise, jenjang prestasi, serta reward yang tinggi. Dengan jalur organisasi yang tepat, biaya dan pengorbanan selama latihan panjang dapat terbayar secara maksimal melalui pencapaian prestasi.
Keberangkatan dua atlet anggar Surabaya ke SEA Games Thailand 2025 bukan hanya tentang kompetisi semata. Lebih dari itu, ini adalah kisah tentang mimpi, disiplin, dan doa masyarakat yang berharap Merah Putih berkibar di podium tertinggi.
IKASI Surabaya optimistis bahwa prestasi atlet anggar dapat menjadi bagian dari promosi wisata dan penguatan nama harum Kota Surabaya di mata internasional. Melalui olahraga, Surabaya tidak hanya dikenal sebagai kota perjuangan, tetapi juga sebagai kota yang melahirkan atlet berkelas dunia. Salam olahraga, semoga anggar Surabaya terus melangkah maju dan menginspirasi generasi berikutnya.
Reporter Samsul Arif.

