
Lamongan, Pojok Kiri.com- Peristiwa berdarah terjadi di wilayah hukum Polsek Sugio. Dua orang anak baru gede (ABG) berinisial ADR (17) dan DFP (16) warga Dusun Deket Agung RT 02 RW 02, Desa Deket Agung, Kecamatan Sugio, Kabupaten Lamongan, menjadi korban pembacokan, Minggu (8/9/2024).
Hingga Selasa (10/9/2024), kasus pembacokan tersebut masih dalam penyelidikan. Identitas pelaku dan motif pembacokan hingga kini masih didalami polisi.
“Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka robek dan dirawat di RSUD Dr Soegiri Lamongan,”kata Kasi Humas Polres Lamongan, Ipda M.Hamzaid, saat dikonfirmasi, Selasa (10/9/2024).
Seperti yang pernah ditulis Pojok Kiri, tragedi berdarah tersebut bermula pada Minggu (8/10/2024) dini hari sekitar pukul 02.00 WIB.
Bermula korban berada diwarung desa setempat bersama beberapa rekannya. Tak lama setelah itu mereka didatangi belasan orang tidak dikenal (OTK), diduga anggota perguruan silat ternama di Lamongan.
Kemudian gerombolan tidak dikenal tersebut sempat berbicara singkat dengan korban. Tak berselang lama, seorang dari mereka (pelaku-red) mengeluarkan sebilah clurit, dan langsung menebaskan sajam tersebut kepada korban ADR dan DFP.
Karena lukanya cukup parah, kedua korban sempat dibawah ke Puskesmas Sugio dan kemudian dibantarkan ke RSUD Dr Soegiri Lamongan. Kasus ini kemudian dilaporkan Sumaryono (42) orang tua korban ke Mapolres Lamongan.
Sumaryono juga berharap pihak kepolisian dapat segera menangkap pelaku dan segera mempertanggung jawabkan perbuatanya.
“Semoga aja pelaku dapat tertangkap dan saya meminta di hukum dengan seadil-adilnya,” pintanya.(lut)

