
Surabaya, Pojokkiri.com.-
Madura memiliki potensi migas yang besar untuk dikelola oleh negara. Salah satunya adanya temuan migas di pulau garam tersebut. Anggota komisi D DPRD Jawa Timur Harisandi Savari berharap pemerintah pusat untuk menambah dana bagi hasil pengelolaan migas di Madura untuk membangun dan mensejahterakan masyarakat Madura.
“Pulau Madura itu kaya raya dan banyak potensi migasnya. Saya berharap ditambah bagi hasilnya untuk Madura. Masyarakat Madura sangat membutuhkan untuk sejahtera,” jelas politisi PKS ini, Rabu (5/2/2025).
Menurut Harisandi, cadangan minyak di Madura diperkirakan mencapai 158 juta barel. Selain itu, di Madura juga terdapat sumur eksplorasi ENC-02 yang diprediksi memiliki cadangan minyak sebesar 70 juta barel. “Tentunya dengan kondisi ini bisa meningkat perekonomian daerah khususnya di Madura, ” tuturnya.
Politisi PKS ini berharap jangan sampai Madura dikeruk kekayaan alamnya, namun tidak diberi porsi yang besar untuk hasil yang didapat. Tak hanya itu, sambung ketua Kadin Pamekasan ini.
Selain penambahan bagi hasil, sambung dia, dirinya berharap agar penduduk Madura juga dilibatkan kegiatan migas tersebut.
“Saya kira yang mengerti seluk beluk wilayahnya tentunya masyarakat Madura. Jadi untuk kegiatan migas bisa melibatkan tenaga kerja asal Madura sehingga dapat mengurangi angka pengangguran dan meningkatkan kesejahteraan di Madura,” jelasnya.
Anak usaha raksasa migas Malaysia Petronas, PC North Madura II Ltd, meraih persetujuan Keputusan Investasi Akhir untuk pengembangan lapangan migas Hidayah yang terletak di Wilayah Kerja North Madura II, Jawa Timur. PC North Madura II memegang 100% partisipasi interes dalam kontrak bagi hasil.
Petronas Executive Vice President and Chief Executive Officer of Upstream, Mohd Jukris Abdul Wahab mengatakan pencapaian, PC North Madura II menjadi komitmen Petronas dalam mendukung target Pemerintah Indonesia untuk mencapai swasembada energi.
“Kami berterima kasih atas dukungan penuh yang telah diberikan oleh Pemerintah Indonesia dan menantikan kerja sama yang erat selama proses pengembangan lapangan Hidayah,” jelasnya.(wan)

